Kereta yang terlibat insiden disebut tengah melaju menuju arah Poris. Sementara itu, perjalanan KRL yang menuju Stasiun Duri turut terdampak akibat proses penanganan di lokasi.
Warga Panik Saat Proses Evakuasi
Situasi di lokasi kejadian juga terekam dalam sejumlah video yang beredar di media sosial.
Dalam salah satu rekaman, terdengar suara warga yang meminta pertolongan ketika proses evakuasi berlangsung.
"Ya Allah, tolong-tolong, Pak," teriak seorang warga dalam video yang dibagikan akun Instagram @jakartainfoketerkini.id.
Sejumlah warga bersama petugas kemudian terlihat berada di sekitar jalur rel untuk membantu proses evakuasi korban.
Peristiwa tersebut juga menyebabkan perjalanan KRL lintas Tangerang mengalami keterlambatan hingga proses evakuasi dan pemeriksaan rangkaian kereta selesai dilakukan.
Baca Juga: Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp107,3 Juta, Jemaah Bayar Rp42,9 Juta
Pengguna Jalan Diminta Waspada di Sekitar Rel
Insiden ini kembali menjadi pengingat mengenai pentingnya keselamatan ketika berada di sekitar jalur kereta api.
Masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas di area rel maupun memasuki jalur kereta tanpa kepentingan. Pengguna jalan yang hendak melintasi perlintasan juga diminta memastikan kondisi benar-benar aman serta selalu mendahulukan perjalanan kereta api.
Keselamatan menjadi hal utama mengingat kereta api membutuhkan jarak pengereman yang panjang dan tidak dapat berhenti secara mendadak ketika terdapat orang atau kendaraan di jalurnya.***