nasional

Istana Ungkap Alasan Nanik S Deyang Diusulkan Jadi Dewan Pengawas BGN usai Mundur sebagai Kepala

Kamis, 23 Juli 2026 | 09:15 WIB
Nanik S Deyang yang mundur dari Kepala BGN akan masuk dalam jajaran Dewas untuk bantu pengawasan. (bgn.go.id)

TITIKTEMU.CO – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo menjelaskan alasan Presiden Prabowo Subianto tetap melibatkan Nanik S Deyang di Badan Gizi Nasional (BGN) meski telah mengundurkan diri dari jabatan Kepala BGN.

Sebelumnya, Nanik S Deyang mengumumkan pengunduran dirinya karena ingin fokus menjalani pengobatan penyakit jantung di luar negeri. Dalam pernyataannya, ia juga mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo memintanya tetap berkontribusi dengan mengawasi jalannya BGN.

Dewan Pengawas Sudah Ada dalam Struktur BGN

Menanggapi hal tersebut, Prasetyo menjelaskan bahwa keberadaan Dewan Pengawas (Dewas) memang telah menjadi bagian dari struktur organisasi Badan Gizi Nasional.

Menurutnya, pembentukan Dewan Pengawas bukanlah kebijakan baru, melainkan sudah dirancang sejak awal dalam desain kelembagaan BGN.

Baca Juga: Sudaryono Resmi Pimpin BGN, Terungkap Alasan Nanik Deyang Mundur: Stres Kelola Anggaran hingga Alami Gangguan Jantung

"Memang di dalam desain keorganisasian di BGN itu ada yang disebut Dewan Pengawas," ujar Prasetyo kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (22/7/2026).

Pengalaman Nanik Dinilai Masih Dibutuhkan

Prasetyo mengatakan, pertimbangan Presiden Prabowo untuk tetap melibatkan Nanik S Deyang didasarkan pada pengalaman yang dimilikinya selama berada di Badan Gizi Nasional.

Sebelum dipercaya menjadi Kepala BGN, Nanik diketahui lebih dahulu menjabat sebagai Wakil Kepala BGN dan ikut terlibat dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Karena pengalaman tersebut, Presiden menilai Nanik masih dapat memberikan kontribusi bagi lembaga meski tidak lagi berada di posisi pimpinan.

Menurut Prasetyo, keterlibatan Nanik melalui Dewan Pengawas diharapkan mampu mendukung pengawasan serta pengembangan Program Makan Bergizi Gratis ke depan.

Baca Juga: Halodoc for Business Rilis Laporan Kesehatan Karyawan 2026, Ungkap Tantangan Baru dan Solusi Digital Berbasis AI

Istana Hormati Keputusan Mundur

Halaman:

Tags

Terkini