Tuai Dukungan dari Warganet
Unggahan tersebut telah disaksikan lebih dari 160 ribu kali dan memancing banyak komentar positif dari masyarakat.
Sebagian besar warganet menilai sekolah-sekolah di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) seharusnya menjadi prioritas utama penerima Program Makan Bergizi Gratis.
Ada pula yang mengusulkan agar pelaksanaan MBG di daerah terpencil melibatkan masyarakat setempat, seperti ibu-ibu di desa, untuk memasak makanan bergizi bagi para siswa dengan dukungan bahan pangan dan fasilitas dari pemerintah.
Kisah Riska Andriani pun menjadi pengingat bahwa masih ada sekolah di pelosok Indonesia yang belum sepenuhnya merasakan manfaat Program Makan Bergizi Gratis, meski para siswanya telah lama menantikan kehadirannya.***