TITIKTEMU.CO - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) kembali menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, profesional, dan bebas dari segala bentuk pelecehan. Perusahaan menyatakan menerapkan kebijakan zero tolerance terhadap tindakan pelecehan, perundungan (bullying), maupun intimidasi di lingkungan kerja.
Pernyataan tersebut disampaikan Vice President Corporate Communication BSI, Siti Darojah Sri Wahyuni, sebagai respons atas beredarnya informasi di masyarakat mengenai dugaan pelecehan seksual secara verbal yang disebut melibatkan salah satu pejabat di lingkungan BSI.
Siti menegaskan, sebagai lembaga keuangan syariah, BSI berkomitmen menjalankan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance), mematuhi seluruh ketentuan hukum yang berlaku, serta memastikan seluruh insan perusahaan bekerja dalam lingkungan yang saling menghormati.
Belum Ada Laporan Resmi yang Diterima
Meski isu tersebut telah beredar di ruang publik, BSI menyatakan hingga kini belum menerima laporan resmi terkait dugaan peristiwa tersebut, baik dari aparat penegak hukum maupun melalui mekanisme pelaporan internal perusahaan.
Karena itu, perusahaan belum dapat memberikan penilaian lebih jauh mengenai informasi yang beredar sebelum adanya laporan yang dapat diverifikasi.
Siap Menindaklanjuti Sesuai Prosedur
BSI memastikan akan mengambil langkah tegas apabila nantinya terdapat laporan yang sah dan dapat dipertanggungjawabkan.
Perusahaan menyatakan setiap laporan akan diproses sesuai prosedur yang berlaku, sekaligus memberikan dukungan yang diperlukan kepada pihak-pihak terkait selama proses penanganan berlangsung.
Baca Juga: Prancis Pernah Gilas Swedia 4-2, Jadi Modal Berharga Jelang Duel Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Komitmen tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk menjaga integritas organisasi sekaligus memastikan setiap dugaan pelanggaran ditangani secara profesional dan objektif.
Junjung Kesetaraan dan Profesionalisme
Selain menegaskan sikap terhadap dugaan pelecehan, BSI juga menekankan pentingnya budaya kerja yang menjunjung tinggi nilai kesetaraan, saling menghormati, dan profesionalisme.