Kemhan juga memaparkan kronologi singkat lima peserta yang meninggal dunia selama mengikuti Latsarmil.
1. Yonanda Muhammad Taufiq
Yonanda merupakan peserta dari Satdik Puslatpur Kodiklatad Baturaja.
Pada 17 Juni 2026, ia mengikuti kegiatan orientasi lapangan dan berjalan bersama peserta lain. Menjelang sore, kondisinya menurun hingga kehilangan kesadaran.
Ia sempat mendapatkan penanganan di pos kesehatan sebelum dirujuk ke RS dr. Noesmir Baturaja. Meski telah menjalani tindakan medis intensif, Yonanda dinyatakan meninggal dunia akibat henti jantung (cardiac arrest).
2. Anisa Muyassaroh
Peserta asal Satdik Dodikjur Rindam VI Balikpapan ini mengalami sesak napas dan mual saat mengikuti kegiatan pembelajaran pada 18 Juni 2026.
Anisa segera dievakuasi ke pos kesehatan sebelum dirujuk ke rumah sakit. Meskipun telah memperoleh penanganan medis, kondisinya terus memburuk hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
3. Novia Rahmadhani Sihotang
Novia berasal dari Satdik Pusbahasa Kodiklatau.
Ia datang ke unit kesehatan dengan keluhan batuk berdahak, demam, dan sesak napas pada 22 Juni 2026. Setelah dirujuk ke RSAU dr. Esnawan Antariksa, hasil pemeriksaan menunjukkan adanya tuberkulosis (TB) paru aktif.
Meski menjalani perawatan intensif di ruang ICU, Novia akhirnya meninggal dunia setelah kondisinya terus menurun.
Baca Juga: Kemhan Ungkap Penyebab 5 Peserta SPPI Meninggal Saat Latsarmil, dari Henti Jantung hingga Pneumonia
4. Muhammad Rifki Renaldi Gunawan