nasional

Kemhan Tegaskan Latsar SPPI Bukan Pendidikan Militer, Fokus Bentuk Karakter Calon Manajer Koperasi Desa Merah Putih

Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:33 WIB
Latsar militer SPPI untuk program KDKMP-KNMP. (Instagram/kolatkoarmada1)

Baca Juga: Pedri Bongkar Rahasia Kehebatan Lionel Messi di Piala Dunia 2026, Sebut Hanya Dia yang Bisa Tampil Seganas Ini di Usia 39

Menurutnya, aspek fisik bukan menjadi fokus utama dalam program tersebut.

Sebaliknya, pelatihan lebih menitikberatkan pada pembentukan mental, karakter, daya juang, kemampuan bekerja sama, tanggung jawab, serta keterampilan menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi di lapangan.

Dengan demikian, peserta diharapkan mampu menjalankan tugas sebagai pengelola koperasi secara profesional tanpa harus menjalani pendidikan militer seperti anggota TNI.

Kemhan Konfirmasi Lima Peserta SPPI Meninggal Dunia

Dalam kesempatan yang sama, Kementerian Pertahanan juga menyampaikan informasi mengenai lima peserta SPPI yang meninggal dunia selama mengikuti program pelatihan.

Baca Juga: Matheus Cunha Bidik Rekor Baru di Piala Dunia 2026, Tinggal Dua Gol Lagi Lampaui Legenda Manchester United

Kelima peserta tersebut adalah Yonanda Muhammad Taufiq, Anisa Muyassaroh, Novia Rahmadhani Sihotang, Muhammad Rifki Renaldi Gunawan, dan Nola Dya Sari.

Berdasarkan penjelasan Kemhan, seluruh peserta sempat memperoleh penanganan medis secara intensif setelah mengalami gangguan kesehatan selama mengikuti pelatihan.

Penyebab meninggal dunia masing-masing peserta berbeda-beda, mulai dari gangguan jantung hingga penyakit tuberkulosis. Pemerintah memastikan seluruh prosedur penanganan kesehatan telah dilakukan sesuai ketentuan sebelum para peserta dinyatakan meninggal dunia.***

Halaman:

Tags

Terkini