nasional

"Chronically Online" Bukan Cuma Meme: Saat Hidup Terlalu Lama di Internet Mulai Mempengaruhi Cara Berpikir

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:51 WIB
Ilustrasi Chronically online bukan sekadar meme. (Desain AI)

Mood yang naik turun karena komentar, jumlah likes, atau perdebatan online juga menjadi tanda yang cukup sering ditemukan.

Tanpa disadari, emosi seseorang bisa sangat bergantung pada apa yang terjadi di layar.

Baca Juga: Naik Sepeda ke Kantor di Jakarta: Bukan Nekat, Ini Panduan Lengkap yang Realistis

Dampak Psikologis yang Perlu Diperhatikan

Penelitian dalam bidang psikologi digital menunjukkan bahwa penggunaan media sosial yang berlebihan dapat berkaitan dengan meningkatnya stres, kecemasan, gangguan tidur, hingga perasaan kesepian pada sebagian individu.

Bukan berarti internet adalah musuh. Masalahnya muncul ketika ruang digital mulai menggantikan pengalaman nyata secara berlebihan.

Ketika semua waktu luang dihabiskan untuk scrolling, seseorang berisiko kehilangan kesempatan membangun hubungan sosial langsung, mengeksplorasi hobi, atau sekadar menikmati momen tanpa layar.

Baca Juga: Kita Generasi Sandwich — Mengurus Anak Sekaligus Orang Tua, Ini Cara Bertahan

Cara Tetap Sehat di Era Selalu Online

Menjadi digital native bukan berarti harus selalu online.

Mulailah dengan membuat batas waktu penggunaan aplikasi, mematikan notifikasi yang tidak penting, dan menyediakan waktu khusus tanpa ponsel setiap hari.

Cobalah sesekali berjalan kaki, membaca buku, bertemu teman secara langsung, atau melakukan aktivitas yang tidak melibatkan layar.

Internet adalah alat yang luar biasa, tetapi hidup tetap terjadi di luar feed dan kolom komentar.

Karena pada akhirnya, menjadi update tentang semua hal di internet memang menyenangkan. Namun menjaga kesehatan mental dan hubungan dengan dunia nyata jauh lebih penting daripada menjadi orang pertama yang tahu tren viral berikutnya.***

Halaman:

Tags

Terkini