Ia mengatakan bahwa momentum Bulan Bung Karno seharusnya menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa untuk tetap menjunjung tinggi etika, integritas, dan idealisme dalam menjalani kehidupan bersama.
Baca Juga: Jadwal Timnas Indonesia vs Mozambik FIFA Matchday Juni 2026: Kick-off Jam Berapa dan Tayang di Mana?
Ketika Film Menjadi Ruang Refleksi Bangsa
Bagi Hasto, Ghost in The Cell menunjukkan bahwa sebuah karya sinema dapat berfungsi lebih dari sekadar tontonan karena mampu menjadi medium refleksi yang mengajak masyarakat membaca ulang berbagai persoalan sosial, politik, dan moral yang berkembang di tengah kehidupan sehari-hari.
Pesan-pesan yang terselip di dalam film tersebut dinilai mampu membuka ruang diskusi baru tentang pentingnya menjaga nilai kemanusiaan, keadilan, dan tanggung jawab dalam mengelola masa depan bangsa.***