Nobar Film 'Semua Akan Baik Baik Saja' Digelar di 7 Kota, Libatkan 1.162 Penyandang Disabilitas untuk Kampanyekan Inklusivitas

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Senin, 8 Juni 2026 | 10:37 WIB
Nobar film Semua Akan Baik Baik Saja digelar di 7 kota dan diikuti 1.162 penyandang disabilitas untuk kampanye inklusivitas.
Nobar film Semua Akan Baik Baik Saja digelar di 7 kota dan diikuti 1.162 penyandang disabilitas untuk kampanye inklusivitas.

TITIKTEMU.CO - Kegiatan nonton bareng (nobar) film Semua Akan Baik Baik Saja karya Baim Wong digelar secara serentak di tujuh kota pada Minggu, 7 Juni 2026. Acara ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pesan inklusivitas, keberagaman, dan kesetaraan bagi penyandang disabilitas melalui medium film.

Pelaksanaan nobar berlangsung di Jakarta, Cianjur, Malang, Padang, Pontianak, Bau-Bau, dan Tanjung Pinang. Kegiatan tersebut melibatkan komunitas disabilitas sebagai peserta utama, didampingi komunitas kreatif, pelaku UMKM, pekerja seni, serta berbagai jaringan ekonomi kreatif daerah.

Film Semua Akan Baik Baik Saja mengangkat kisah tentang keluarga, kehilangan, harapan, serta pentingnya menerima perbedaan dalam kehidupan. Melalui cerita tersebut, film ini diharapkan mampu menyampaikan pesan persatuan dan empati kepada masyarakat luas.

Baca Juga: Viral Orang Tua Bersujud di Depan Kantor Gubernur Sumut Bobby Nasution, Minta Bantuan Biaya Pengobatan Anak Rp147 Juta

Sutradara sekaligus produser film, Baim Wong, mengapresiasi terselenggaranya nobar serentak yang melibatkan penyandang disabilitas dari berbagai daerah di Indonesia.

Menurutnya, film tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga menjadi media untuk membangun empati, menghadirkan ruang dialog, serta mempertemukan berbagai pengalaman hidup yang berbeda.

Hadirkan Tokoh Nasional dan Komunitas Disabilitas

Salah satu titik pelaksanaan kegiatan berada di AEON Mall BSD City yang dihadiri langsung oleh Baim Wong, Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad, serta Ketua Umum Indonesia Creative Cities Network (ICCN), Fiki Satari.

Dalam kegiatan tersebut, sekitar 80 persen peserta berasal dari komunitas disabilitas. Sementara 20 persen lainnya terdiri atas komunitas kreatif, pelaku UMKM, pekerja seni, dan berbagai jaringan ekonomi kreatif yang aktif mendorong kolaborasi di daerah masing-masing.

Secara keseluruhan, jumlah peserta dari kalangan penyandang disabilitas mencapai 1.162 orang yang berasal dari lebih dari 70 komunitas di tujuh provinsi.

Baca Juga: Ribuan Motor Listrik SPPG Senilai Rp1 Triliun Jadi Sorotan Usai Kasus Korupsi BGN, Masih Tersimpan di Gudang Bogor

Raffi Ahmad Dorong Ruang Kreatif yang Inklusif

Dalam kesempatan tersebut, Raffi Ahmad menekankan pentingnya menciptakan ruang kreatif yang terbuka dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

Ia menilai keterlibatan anak muda, pekerja seni, serta komunitas kreatif dalam kegiatan inklusif dapat memperkuat budaya gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X