TITIKTEMU.CO - Kegiatan nonton bareng (nobar) film Semua Akan Baik Baik Saja karya Baim Wong digelar secara serentak di tujuh kota pada Minggu, 7 Juni 2026. Acara ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pesan inklusivitas, keberagaman, dan kesetaraan bagi penyandang disabilitas melalui medium film.
Pelaksanaan nobar berlangsung di Jakarta, Cianjur, Malang, Padang, Pontianak, Bau-Bau, dan Tanjung Pinang. Kegiatan tersebut melibatkan komunitas disabilitas sebagai peserta utama, didampingi komunitas kreatif, pelaku UMKM, pekerja seni, serta berbagai jaringan ekonomi kreatif daerah.
Film Semua Akan Baik Baik Saja mengangkat kisah tentang keluarga, kehilangan, harapan, serta pentingnya menerima perbedaan dalam kehidupan. Melalui cerita tersebut, film ini diharapkan mampu menyampaikan pesan persatuan dan empati kepada masyarakat luas.
Sutradara sekaligus produser film, Baim Wong, mengapresiasi terselenggaranya nobar serentak yang melibatkan penyandang disabilitas dari berbagai daerah di Indonesia.
Menurutnya, film tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga menjadi media untuk membangun empati, menghadirkan ruang dialog, serta mempertemukan berbagai pengalaman hidup yang berbeda.
Hadirkan Tokoh Nasional dan Komunitas Disabilitas
Salah satu titik pelaksanaan kegiatan berada di AEON Mall BSD City yang dihadiri langsung oleh Baim Wong, Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad, serta Ketua Umum Indonesia Creative Cities Network (ICCN), Fiki Satari.
Dalam kegiatan tersebut, sekitar 80 persen peserta berasal dari komunitas disabilitas. Sementara 20 persen lainnya terdiri atas komunitas kreatif, pelaku UMKM, pekerja seni, dan berbagai jaringan ekonomi kreatif yang aktif mendorong kolaborasi di daerah masing-masing.
Secara keseluruhan, jumlah peserta dari kalangan penyandang disabilitas mencapai 1.162 orang yang berasal dari lebih dari 70 komunitas di tujuh provinsi.
Raffi Ahmad Dorong Ruang Kreatif yang Inklusif
Dalam kesempatan tersebut, Raffi Ahmad menekankan pentingnya menciptakan ruang kreatif yang terbuka dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
Ia menilai keterlibatan anak muda, pekerja seni, serta komunitas kreatif dalam kegiatan inklusif dapat memperkuat budaya gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Artikel Terkait
Viral Yellow Run 2026 Diduga Ingkari Janji Hadiah Kostum Terbaik, Peserta Kecewa dan Soroti Sikap Panitia
Mahfud MD Ungkit Dugaan Pengadaan IT Rp1,2 Triliun BGN, Soroti Keluhan Publik Sebelum Dadan Hindayana Cs Ditangkap
Anak Wakil Ketua DPRD Sulsel Disorot Usai Dadan Hindayana Ditangkap, Kepemilikan 41 Dapur MBG Diminta Diaudit
Ribuan Motor Listrik SPPG Senilai Rp1 Triliun Jadi Sorotan Usai Kasus Korupsi BGN, Masih Tersimpan di Gudang Bogor
Viral Orang Tua Bersujud di Depan Kantor Gubernur Sumut Bobby Nasution, Minta Bantuan Biaya Pengobatan Anak Rp147 Juta