Kasus rupiah yang sempat mendekati Rp18.000 per dolar AS menjadi pengingat bahwa ekonomi Indonesia tidak berdiri sendiri. Perubahan yang terjadi ribuan kilometer jauhnya dapat memengaruhi kondisi keuangan di dalam negeri.
Meski demikian, selama fundamental ekonomi tetap terjaga dan respons kebijakan berjalan efektif, fluktuasi nilai tukar merupakan bagian normal dari dinamika ekonomi modern yang harus dihadapi dengan kepala dingin, bukan kepanikan.***