TITIKTEMU.CO-Ada satu momen dalam ibadah haji yang tidak bisa digantikan oleh amalan apapun — namanya wukuf di Arafah.
Bukan tanpa alasan Rasulullah SAW menegaskan dalam hadis masyhurnya bahwa "haji adalah Arafah." Sebuah kalimat singkat yang menyimpan makna luar biasa dalam.
Setiap 9 Dzulhijjah, jutaan manusia dari seluruh penjuru bumi berkumpul di satu hamparan tanah yang sama.
Baca Juga: Adaro Group Buka Loker Mei 2026: dari Lulusan SMA sampai S1 Semua Ada Peluangnya
Tidak ada yang membedakan mereka — semua berpakaian putih, semua menanggalkan atribut duniawi, semua hadir dengan satu tujuan: menghadap Allah SWT sepenuh hati.
Tapi apa sebenarnya yang dilakukan para jemaah selama berjam-jam di Padang Arafah?
1. Menyimak Khutbah yang Bisa Mengubah Cara Pandang Hidup
Wukuf tidak dimulai dengan diam.
Rangkaiannya dibuka dengan khutbah menjelang waktu Zuhur — sebuah ceramah yang bukan sekadar ritual, melainkan pengingat keras tentang makna hidup, kematian, ketakwaan, dan persatuan umat Islam di seluruh dunia.
Bagi banyak jemaah, momen ini justru menjadi yang paling menggetarkan. Bayangkan: mendengarkan khotbah di tempat yang sama, di waktu yang sama, bersama jutaan manusia lainnya.
Baca Juga: Jangan Nekat Overstay di Arab Saudi! Ini Sanksi Keras yang Menanti Jemaah Haji 2026
Rasanya seperti seluruh dunia sedang berhenti sejenak.
2. Salat Jamak Qasar — Dua Waktu Salat dalam Satu Kesempatan
Usai khutbah, jemaah melaksanakan salat Zuhur dan Asar secara jamak qasar berjamaah.