TITIKTEMU.CO-Penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M memasuki fase yang semakin padat.
Ribuan jemaah Indonesia terus berdatangan ke Arab Saudi, sementara petugas haji harus memastikan seluruh layanan berjalan aman, cepat, dan terpantau.
Di tengah jumlah jemaah yang besar, Kementerian Haji dan Umrah memperkuat layanan berbasis digital melalui Command Center Haji 2026 dan platform Kawal Haji.
Dua sistem ini menjadi bagian penting untuk mempercepat pemantauan layanan dan penanganan aduan jemaah selama berada di Tanah Suci.
Baca Juga: PT Djarum Buka Banyak Lowongan Mei 2026: Fresh Graduate Bisa Daftar, Ini Syarat dan Cara Lamarnya
Lebih dari 138 Ribu Jemaah Sudah Berangkat
Hingga hari ke-22 masa operasional haji, sebanyak 138.879 jemaah Indonesia dan 1.433 petugas telah diberangkatkan ke Arab Saudi.
Mereka terbagi dalam 359 kelompok terbang atau kloter.
Pergerakan jemaah dari Madinah menuju Makkah juga terus berlangsung bertahap.
Tercatat 273 kloter dengan 105.360 jemaah dan 1.092 petugas sudah berada di Makkah.
Sementara itu, untuk gelombang kedua melalui Bandara Internasional King Abdulaziz, sebanyak 84 kloter dengan 32.009 jemaah dan 337 petugas telah tiba di Arab Saudi.
Selain jemaah reguler, ada pula 6.018 jemaah haji khusus yang sudah menjalankan rangkaian ibadah sesuai jadwal masing-masing.
Baca Juga: Kerja di Papua Sambil Bangun Karier Hijau: Anak Usaha Pamapersada Buka Lowongan Fresh Graduate 2026
Kawal Haji Jadi Jalur Aduan Cepat