Langkah digitalisasi yang dilakukan Arab Saudi menjadi bagian dari strategi besar untuk menghadapi dinamika penyelenggaraan haji di masa depan.
Dengan jumlah jemaah yang terus meningkat setiap tahun, penggunaan teknologi berbasis data dinilai sebagai solusi penting untuk menjaga keamanan dan kenyamanan.
Platform pemantauan kepadatan ini diharapkan menjadi alat praktis bagi jemaah dalam merencanakan aktivitas ibadah mereka.
Dengan informasi yang mudah diakses dan diperbarui secara real-time, pengelolaan ibadah di Masjidil Haram diharapkan semakin tertib, efisien, dan ramah bagi jutaan umat Muslim dari berbagai penjuru dunia.***