nasional

Masjidil Haram Kini Pakai Teknologi Real Time: Jemaah Bisa Cek Kepadatan Tawaf Sebelum Ibadah

Jumat, 24 April 2026 | 17:30 WIB
Ilustrasi Jemaah kini bisa cek kepadatan tawaf Masjidil Haram secara real-time (Pinterest @black_crow_888)

TITIKTEMU.CO - Menjalankan ibadah di Masjidil Haram kini semakin nyaman berkat inovasi teknologi terbaru yang diluncurkan oleh pemerintah Arab Saudi.

Melalui sistem digital baru, para jemaah haji maupun umrah kini dapat memantau tingkat kepadatan di area tawaf dan sai secara langsung atau real time. Inovasi ini menjadi bagian dari transformasi digital besar dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 H atau 2026 M.

Layanan ini dikembangkan oleh General Authority for the Care of the Affairs of the Grand Mosque and the Prophet’s Mosque sebagai upaya meningkatkan kenyamanan sekaligus keselamatan jutaan jemaah yang datang setiap tahun.

Dengan sistem ini, para jemaah tidak lagi harus menebak-nebak waktu yang tepat untuk melakukan ibadah di sekitar Ka'bah.

Baca Juga: Kemenangan Besar Jusuf Hamka: Gugatan Lawan Hary Tanoe Dikabulkan, Ganti Rugi Ratusan Miliar

Teknologi Warna untuk Membaca Keramaian

Platform digital tersebut menghadirkan sistem indikator warna yang sederhana namun informatif. Melalui tampilan visual ini, jemaah bisa dengan cepat mengetahui tingkat kepadatan di area utama ibadah.

Misalnya, warna hijau menunjukkan kondisi relatif lengang, kuning menandakan mulai ramai, sementara merah mengindikasikan area yang sangat padat.

Informasi ini diperbarui secara berkala sehingga jemaah dapat memperoleh gambaran situasi terkini sebelum menuju lokasi ibadah.

Teknologi ini memantau dua area utama yang paling sering dipadati jemaah.

Pertama adalah area tawaf di sekitar Ka'bah, dan kedua jalur sai yang menghubungkan Bukit Shafa dan Bukit Marwah.

Dengan mengetahui kondisi kepadatan secara langsung, jemaah dapat menentukan waktu terbaik untuk menjalankan rangkaian ibadah dengan lebih nyaman.

Baca Juga: Kasus Kuota Haji 2023–2024 Memanas: Khalid Basalamah Kembalikan Rp8,4 Miliar ke KPK

Strategi Mengelola Jutaan Jemaah

Halaman:

Tags

Terkini