TITIKTEMU.CO - Di balik laju kereta yang membelah padatnya ibu kota, ada sosok perempuan tangguh yang mengendalikan perjalanan dengan presisi tinggi. Ia adalah Amelia Khairani Sutrisno, masinis perempuan pertama di MRT Jakarta.
Lebih dari sekadar profesi, perjalanannya menjadi simbol bahwa perempuan mampu menembus batas di dunia yang selama ini didominasi laki-laki.
Sejak awal, profesi masinis kerap dianggap identik dengan kekuatan fisik dan fokus tinggi—dua hal yang sering dilekatkan pada laki-laki.
Baca Juga: Lowongan Management Trainee April 2026 Dibuka! Paragon, Astra Isuzu, dan K24 Cari Talenta Muda
Namun, Amelia hadir untuk mematahkan stigma tersebut.
Ia menjadi bagian dari angkatan pertama masinis MRT Jakarta pada 2018, sekaligus menjadi satu dari sedikit perempuan yang berani mengambil jalur karier ini.
Bagi lulusan Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun ini, menjadi masinis bukan soal gender, melainkan tanggung jawab besar terhadap keselamatan penumpang.
Ia menegaskan bahwa profesi ini menuntut kedisiplinan tinggi dan tidak memberi ruang untuk kesalahan sekecil apa pun.
Prinsip inilah yang ia pegang teguh sejak awal meniti karier.
Baca Juga: Baru Dilantik, Langsung Terseret Kasus: DPR Syok Usai Ketua Ombudsman Hery Susanto Jadi Tersangka
Nilai-nilai tersebut tak lepas dari latar belakang keluarganya. Amelia tumbuh dalam lingkungan yang menjunjung tinggi disiplin.
Ayahnya merupakan prajurit TNI AD, sementara ibunya berprofesi sebagai perawat.
Kombinasi didikan tegas dan empati dari kedua orang tuanya membentuk karakter kuat yang kini menjadi fondasi kesuksesannya.
Menariknya, masa kecil Amelia justru jauh dari bayangan menjadi masinis. Ia sempat bercita-cita menjadi dokter, mengikuti jejak sang ibu.