TITIKTEMU.CO, Jakarta – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI telah memastikan pemberangkatan jemaah haji asal Indonesia 1447 Hijriah/2026 Masehi
dilakukan secara bertahap dimulai 22 April 2026.
Dalam Surat Keputusan Menteri Haji dan Umrah RI Nomor 7 Tahun 2025, Kemenhaj merilis jadwal lengkap penyelenggaraan ibadah haji yang menjadi panduan penting bagi para calon jemaah.
Baca Juga: Siapa Ra Mamak, Suami Inayah Wahid? Umur, Pernikahan, Latar Belakang Keluarga dan Pendidikan
Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf menjelaskan bahwa seluruh tahapan perjalanan haji telah disusun sejak dari keberangkatan kemudian pelaksanaan puncak ibadahnya, hingga nanti saat pemulangan jemaah kembali ke Tanah Air.
“Rencana perjalanan haji tahun 2026 dimulai pada 21 April 2026 dengan masuknya jemaah ke asrama haji,” jelasnya saat rapat dengan Komisi VIII DPR di Gedung DPR-MPR, Jakarta, Rabu (8/4/2026).
Baca Juga: Drama di Balik Layar Euphoria 3: Zendaya dan Sydney Sweeney Tak Akur, Gara-gara Tom Holland?
Keberangkatan jemaah haji dilakukan dalam dua gelombang
Lebih jauh Menhaj memaparkan, keberangkatan jemaah haji Indonesia akan dilakukan dalam dua gelombang.
Gelombang pertama dijadwalkan berangkat pada 22 April 2026 menuju Madinah sebelum melanjutkan perjalanan ke Makkah.
Sementara itu, gelombang kedua akan diberangkatkan mulai 7 Mei 2026 dengan tujuan langsung ke Jeddah sebelum melanjutkan perjalanan menuju Makkah.
Adapun puncak ibadah haji diperkirakan pada 26 Mei 2026 yaitu saat pelaksanaan wukuf di Arafah yang merupakan inti dari ibadah haji.
Baca Juga: Tembus 11 Juta Penonton, Agak Laen 2 Cetak Sejarah, Lanjut Film Ketiga?
“Puncak ibadah haji diperkirakan berlangsung pada 25 Mei 2026 dengan pergerakan jemaah menuju Arafah, dan inti ibadahnya pada 26 Mei 2026 melalui wukuf di Arafah,” lanjutnya.