Fenomena ini sering membuat momen Pink Moon terasa lebih dramatis dan menarik.
Baca Juga: Uang Lebih Tertata Tanpa Ribet: Aplikasi Keuangan Terbaik yang Bikin Finansial Auto Terkontrol
Bukan Benar-Benar Berwarna Pink
Meski disebut Pink Moon, bulan ini tidak benar-benar berwarna merah muda.
Istilah tersebut berasal dari tradisi penamaan di Amerika Serikat.
Nama ini merujuk pada musim mekarnya bunga liar berwarna pink saat bulan April.
Secara visual, warna bulan tetap sama seperti purnama biasa.
Tidak Berbahaya, Hanya Pengaruh Pasang Laut
Fenomena ini aman dan tidak menimbulkan dampak berbahaya bagi manusia.
Seperti purnama lainnya, efek yang muncul hanya terkait pasang air laut.
Hal ini terjadi karena posisi bulan dan matahari yang hampir sejajar dengan bumi.
Kondisi tersebut merupakan bagian alami dari siklus astronomi.
Momen Langka yang Sayang Dilewatkan
Pink Moon menjadi salah satu fenomena rutin tahunan yang selalu menarik perhatian.
Meski terjadi setiap April, tidak semua orang sempat menikmatinya.