Bagi mereka yang menjalankan puasa dengan penuh keikhlasan di hari ke-23 Ramadhan, Allah SWT memberikan kedudukan istimewa sehingga mereka termasuk dalam golongan hamba-hamba pilihan. Kedudukan ini menunjukkan tingginya derajat spiritual yang diberikan kepada mereka.
Selain itu, pahala yang diberikan juga digambarkan sangat besar.
Bahkan disebutkan bahwa ganjarannya setara dengan memberi makan setiap anak yatim dari umat Nabi Muhammad SAW serta memberikan pakaian kepada setiap orang yang membutuhkan.
Makna dari keutamaan ini bukan berarti seseorang harus benar-benar melakukan semua amalan tersebut.
Namun Allah SWT memberikan pahala yang setara sebagai bentuk kemurahan dan kasih sayang-Nya kepada hamba yang beribadah dengan tulus.
Baca Juga: Apa Itu WHOOP? Teknologi Wearable yang Pernah Dipakai Deddy Corbuzier Memantau Mendiang Vidi Aldiano
Dengan kata lain, puasa di hari ke-23 Ramadhan bukan hanya sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi kesempatan untuk meraih pahala yang sangat besar serta meningkatkan kedekatan dengan Allah SWT.
Doa Puasa yang Dianjurkan pada Hari ke 23 Ramadhan
Selain memperbanyak ibadah, umat Islam juga dianjurkan untuk memanjatkan doa khusus pada hari ke-23 Ramadhan.
Doa ini berisi permohonan kepada Allah SWT agar dibersihkan dari dosa serta diberikan hati yang penuh ketakwaan.
Berikut doa yang bisa diamalkan:
اَللَّهُمَّ اغْسِلْنِيْ فِيْهِ مِنَ الذُّنُوْبِ وَ طَهِّرْنِيْ فِيْهِ مِنَ الْعُيُوْبِ وَ امْتَحِنْ قَلْبِيْ فِيْهِ بِتَقْوَى الْقُلُوْبِ يَا مُقِيْلَ عَثَرَاتِ الْمُذْنِبِيْنَ
Allâhummaghsilnî fîhi minadz dzunûb, wa thahhirnî fîhi minal ‘uyûb, wamtahin qalbî fîhi bitaqwal qulûb, yâ muqîla ‘atsarâtil mudznibîn.
Artinya:
“Ya Allah, bersihkanlah aku pada bulan ini dari dosa-dosa, sucikanlah aku dari segala aib, dan ujilah hatiku dengan ketakwaan. Wahai Tuhan yang Maha Mengampuni kesalahan orang-orang yang berdosa.”