nasional

Konflik Timur Tengah Ganggu Penerbangan, 14 Ribu Jemaah Umrah Indonesia Tertahan di Arab Saudi

Rabu, 11 Maret 2026 | 18:05 WIB
jemaah umrah Indonesia tertahan di Arab Saudi. (ANTARA FOTO/FAUZAN)

Tim ditempatkan di sejumlah titik penting seperti Bandara Jeddah dan Bandara Madinah. Mereka bertugas membantu koordinasi dengan maskapai, memantau jadwal penerbangan

Termasuk memastikan kebutuhan dasar jemaah tetap terpenuhi selama menunggu kepulangan. Selain itu, petugas juga memastikan para jemaah yang tertunda mendapatkan konsumsi yang cukup.

Visa Jemaah Juga Diperpanjang

Pemerintah juga mengambil langkah untuk melindungi jemaah dari potensi masalah keimigrasian. Bagi jemaah yang masa berlaku visanya hampir habis, pemerintah membantu proses perpanjangan.

Langkah ini dinilai penting karena keterlambatan kepulangan bukan disebabkan kesalahan jemaah, melainkan kondisi penerbangan internasional yang terganggu akibat situasi keamanan kawasan.

Sejauh ini, pemerintah mencatat sebagian jemaah yang sebelumnya tertahan sudah berhasil dipulangkan ke Indonesia.

“Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, hingga 9 Maret 2026 sudah ada 20.581 jemaah umrah yang berhasil dipulangkan,” jelas Gus Irfan.

Baca Juga: Konflik Timur Tengah Memanas, Investor Disarankan Diversifikasi Aset Safe Haven

Calon Jemaah Diimbau Tunda Keberangkatan

Di tengah kondisi yang masih belum stabil, pemerintah juga mengimbau calon jemaah umrah yang belum berangkat untuk mempertimbangkan menunda perjalanan sementara waktu.

Imbauan ditujukan kepada seluruh Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) agar tidak memaksakan keberangkatan jika situasi penerbangan belum sepenuhnya normal.

“Kami mengimbau PPIU dan calon jemaah yang belum berangkat untuk sementara menunda perjalanan hingga kondisi kawasan kembali kondusif,” ujar Mochamad Irfan Yusuf.***

Halaman:

Tags

Terkini