nasional

Viral Dugaan Pelecehan Seksual di KRL Jakarta Kota–Bogor, Korban Mengaku Sudah Lapor Sebulan Tanpa Tindak Lanjut

Sabtu, 28 Februari 2026 | 10:14 WIB
Viral pengakuan penumpang KRL jadi korban pelecehan. (Instagram/commuterline)

TITIKTEMU.CO - Seorang perempuan mengaku menjadi korban dugaan pelecehan seksual di dalam KRL rute Jakarta Kota–Bogor. Kisahnya viral setelah video pengakuannya beredar di media sosial.

Dalam rekaman yang diunggah akun Instagram @quineilona pada Jumat, 27 Februari 2026, korban terlihat menceritakan kronologi kejadian kepada petugas di Stasiun Cilebut. Ia mengaku naik KRL dari Stasiun Manggarai dan berdiri di dalam gerbong saat kejadian berlangsung.

Korban awalnya merasakan adanya kontak fisik dari seseorang yang berdiri di belakangnya. Namun, ia sempat mengira sentuhan tersebut berasal dari tas penumpang lain.

Pelaku Mengaku Secara Langsung

Korban menyebut bahwa pelaku secara terang-terangan mengakui perbuatannya saat kereta tiba di kawasan Citayem. Menurut pengakuannya, pria tersebut mengatakan telah menggesekkan alat kelaminnya ke tubuh korban dan bahkan menanyakan apakah korban marah.

Baca Juga: Viral Guru Honorer di Kupang Barat Digaji Rp223 Ribu, Tetap Mengabdi Demi Murid dan Keluarga

Ia juga menilai tidak ada ekspresi penyesalan dari pelaku saat mengucapkan hal tersebut.

Minim Respons dari Penumpang Sekitar

Dalam video itu, korban mengungkapkan kekecewaannya karena tidak mendapat bantuan dari penumpang lain. Saat mencoba meminta pertolongan, orang-orang di sekitarnya hanya melihat tanpa memberikan tindakan.

Pelaku bahkan sempat mencoba mengajak korban bersalaman, namun ditolak. Korban kemudian berusaha mendekat ke penumpang lain untuk mencari perlindungan, tetapi tetap tidak mendapat respons berarti.

Akhirnya, ia turun dan melaporkan kejadian tersebut kepada petugas di stasiun.

Baca Juga: Mudik Lebaran 2026: Warga DKI Wajib Lapor RT/RW, Pendaftaran Mudik Gratis Resmi Dibuka

Klaim Sudah Menunggu Sebulan

Dalam keterangan unggahan, korban menyatakan telah menunggu perkembangan laporannya selama satu bulan tanpa kabar lanjutan. Ia juga mengaku ini merupakan kali kedua dirinya mengalami pelecehan di layanan KRL.

Halaman:

Tags

Terkini