nasional

Sopir Ngaku Tertidur, Dua Bus Transjakarta Tabrakan di Jalur Langit Cipulir, 24 Penumpang Luka

Selasa, 24 Februari 2026 | 17:15 WIB
Sopir mengaku tertidur, dua bus Transjakarta tabrakan (Instagram @jalur5)

TITIKTEMU.CO - Kecelakaan dua bus Transjakarta di jalur layang Koridor 13 kawasan Cipulir, Jakarta Selatan, pada Senin (23/2/2026), dipastikan dipicu kelalaian pengemudi yang mengaku tertidur saat menyetir. Insiden adu banteng di jalur yang dikenal sebagai “jalur langit” itu menyebabkan 24 penumpang mengalami luka ringan.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani menjelaskan, kecelakaan melibatkan dua armada Transjakarta yang melintas dari arah berlawanan. Salah satu bus membawa penumpang, sementara bus lainnya dalam kondisi kosong.

Peristiwa bermula ketika bus yang dikemudikan sopir berinisial AS melaju dari arah Cipulir menuju Blok M dengan membawa 24 penumpang. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melintas bus lain tanpa penumpang yang dikemudikan sopir berinisial Y.

Baca Juga: THR PNS Cair Pekan Ini, Lalu Kapan THR Pegawai Swasta Turun? Ini Jadwal dan Aturannya!

Menurut keterangan polisi, sopir Y kehilangan kendali karena tertidur sesaat saat mengemudi. Akibatnya, bus yang ia kemudikan keluar jalur dan masuk ke lintasan berlawanan hingga terjadi tabrakan frontal.

“Pengemudi Y mengakui sempat tertidur saat menyetir. Kendaraannya kemudian masuk ke jalur berlawanan dan terjadilah tabrakan,” ujar Ojo dalam keterangannya.

Benturan keras di jalur layang tersebut membuat seluruh penumpang di bus yang dikemudikan AS mengalami luka ringan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Baca Juga: Ramadhan 2026 Dimulai: Suasana Tarawih dari Istiqlal hingga Masjid Al Akbar yang Penuh Khidmat

Para korban segera dievakuasi ke Rumah Sakit Sari Asih Ciledug dan Rumah Sakit Mulya Slipi untuk mendapatkan penanganan medis. Hingga laporan terakhir, seluruh korban dalam kondisi stabil dan hanya mengalami luka ringan akibat benturan.

Koridor 13 sendiri kerap dijuluki “jalur langit” karena lintasannya yang berada di atas jalan raya dengan struktur layang khusus bus Transjakarta. Jalur ini dikenal sebagai salah satu koridor strategis yang menghubungkan sejumlah kawasan penting di Jakarta.

Setelah proses evakuasi korban dan pemindahan armada selesai dilakukan, operasional Transjakarta di Koridor 13 dilaporkan kembali berjalan normal. Petugas gabungan memastikan jalur telah aman untuk dilalui bus berikutnya.

Baca Juga: Doa puasa Hari Ke-6 Ramadan: Doa Anti Murka Allah yang Jarang Dibaca, Padahal Penuh Rahmat!

Insiden ini kembali menjadi pengingat pentingnya faktor keselamatan dalam transportasi publik, terutama terkait kondisi fisik pengemudi. Kelelahan dan kurang istirahat dapat berdampak fatal ketika berada di balik kemudi, terlebih di jalur layang dengan risiko tinggi.

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap kasus kecelakaan Transjakarta di Cipulir ini, termasuk kemungkinan adanya unsur kelalaian yang lebih lanjut. Sementara itu, evaluasi terhadap standar operasional dan kondisi awak bus menjadi perhatian guna mencegah kejadian serupa terulang.

Halaman:

Tags

Terkini