Jika anak terlihat sangat lelah atau tidak sanggup, orang tua perlu bijak dan tidak memaksakan karena kesehatan tetap prioritas, sesuai sabda Rasulullah SAW bahwa tubuh memiliki hak yang harus ditunaikan.
Komunikasi dengan guru di sekolah juga penting agar anak tidak terbebani aktivitas fisik berlebihan selama pekan awal Ramadan.
Bekal berbuka yang sehat dan praktis juga bisa disiapkan jika waktu pulang berdekatan dengan azan magrib.
Yang tak kalah penting, ciptakan suasana Ramadan yang hangat di rumah melalui buka bersama, salat berjamaah, dan cerita inspiratif agar anak merasakan bahwa puasa bukan beban, melainkan momen kebersamaan yang menyenangkan.
Dengan pendekatan yang lembut, strategi nutrisi yang tepat, serta dukungan emosional yang konsisten, puasa 2026 dapat menjadi pengalaman berharga bagi anak sekolah untuk belajar disiplin, empati, dan ketahanan diri tanpa kehilangan semangat belajar maupun keceriaan masa kecilnya.***