Sistem ini membantu jamaah menghindari penumpukan di satu titik dan memudahkan distribusi kerumunan secara lebih merata.
Transportasi Diatur, Kendaraan Pribadi Dibatasi
Untuk mengurai kemacetan, pemerintah Saudi mendorong penggunaan transportasi umum seperti bus, taksi resmi, dan kereta cepat Haramain.
Kendaraan pribadi dibatasi memasuki zona pusat kota pada jam-jam sibuk.
Sebagai solusi, disediakan area parkir di pinggiran kota yang terhubung dengan layanan shuttle menuju Masjidil Haram.
Kebijakan ini diharapkan mampu mengurangi kepadatan lalu lintas sekaligus mempercepat mobilitas jamaah.
Fasilitas Khusus untuk Jamaah Rentan
Perhatian khusus diberikan kepada jamaah lanjut usia dan penyandang disabilitas. Mereka mendapatkan akses prioritas ke area salat tertentu, jalur khusus, hingga kendaraan listrik untuk membantu pelaksanaan tawaf.
Sementara itu, keluarga disarankan mempertimbangkan kembali membawa anak-anak ke area dengan kepadatan tinggi, terutama pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadhan.
Imbauan Kesehatan dan Keselamatan
Di tengah suhu yang bisa mencapai titik tinggi, jamaah diminta menjaga kondisi tubuh dengan cukup minum, beristirahat, serta menghindari paparan panas berlebihan.
Jika mengalami gangguan kesehatan, jamaah diimbau segera mencari bantuan medis yang tersedia di berbagai titik.
Selain itu, aspek keselamatan kebakaran juga menjadi perhatian.
Jamaah diminta mengenali jalur evakuasi darurat di tempat menginap, tidak membebani stop kontak listrik, dan memastikan peralatan keselamatan mudah diakses.