TITIKTEMU.CO - Sebagian orang percaya bahwa setiap peristiwa pahit selalu menyimpan pelajaran berharga. Hal inilah yang tergambar dalam pengalaman seorang wanita saat berada di kawasan Anjungan Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat.
Awalnya, wanita tersebut merasa kecewa karena restoran yang ingin ia kunjungi di kawasan Sarinah sudah tutup saat ia tiba. Ia pun pulang dengan tangan kosong dan menganggap malam itu bukan rezekinya.
Kisah tersebut dibagikan melalui akun Instagram @abouthetic pada Rabu, 18 Februari 2026.
Ditawari Ojol Rp5 Ribu di Pinggir Jalan
Saat duduk di tepi jalan dekat lampu merah Sarinah, wanita itu dihampiri seorang driver ojek online (ojol) yang menawarkan jasa antar dengan tarif Rp5 ribu saja.
Baca Juga: Promedia Jajaki Kerja Sama Strategis dengan TNI AD, Siap Publikasikan Program Nasional hingga Daerah
Awalnya, ia tak terlalu menggubris tawaran tersebut karena berencana pulang menggunakan bus TransJakarta. Bahkan, beberapa orang di sekitar menyarankan sang driver untuk mencari penumpang di kawasan Bundaran HI yang dinilai lebih ramai.
Namun, driver tersebut mengaku bahwa sebagian besar penumpang di sana sudah memesan lewat aplikasi. Kondisinya juga memprihatinkan karena ponselnya mengalami kerusakan.
Ponsel Rusak dan Jadi Korban Jambret
Sang driver bercerita bahwa ponselnya retak setelah terlindas motor. Ia juga mengaku menjadi korban penjambretan pada pagi hari yang sama.
Mendengar kisah tersebut, wanita itu akhirnya memutuskan menerima tawaran dan diantar pulang oleh driver tersebut.
Dalam perjalanan, ia mengetahui bahwa sang driver belum berani menceritakan kejadian pahit itu kepada istrinya karena takut membuat sang istri panik hingga pingsan.
Bahkan, driver tersebut sempat berkata bahwa jika penumpang tidak memiliki uang Rp5 ribu, Rp4 ribu pun tidak masalah sebagai “penglaris”. Ia bahkan bersedia menerima roti sebagai pengganti ongkos.