Baca Juga: Yamaha X-Ride 125 2026 Resmi Dijual Rp20 Jutaan! Skutik Adventure Tangguh dengan Gaya Maskulin
Mengapa Berbeda dengan Pemerintah?
Di Indonesia, setelah matahari terbenam pada 17 Februari 2026, posisi hilal masih berada di bawah ufuk atau bernilai negatif. Artinya, tidak memenuhi kriteria pemerintah yang mengacu pada standar MABIMS dengan tinggi minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat di wilayah Indonesia.
Karena itu, pemerintah melalui Kementerian Agama kemungkinan menetapkan awal Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026, menunggu hasil rukyat, sidang isbat, dan pengumuman resmi Menteri Agama.
Meski sama-sama menggunakan pendekatan hisab imkan rukyat, perbedaannya terletak pada cakupan dan implementasi. KHGT bersifat global dan tidak menunggu verifikasi rukyat, sedangkan kriteria pemerintah berlaku teritorial dan memerlukan konfirmasi pengamatan.
Dasar Teologis dan Fikih Global
Muhammadiyah mendasarkan KHGT pada prinsip ummah wahidah atau kesatuan umat. Hadis tentang perintah berpuasa dan berhari raya dipahami bersifat universal, tidak terbatas wilayah geografis tertentu.
Konsep ini dikenal sebagai ittihad al-mathali’, yaitu ketika hilal telah terbukti secara definitif di satu tempat di bumi, maka ketetapan tersebut berlaku global.
Dengan terpenuhinya parameter di Alaska, Muhammadiyah menilai awal Ramadan sudah sah ditetapkan pada 18 Februari 2026.
Perbedaan Bukan Soal Akidah
Muhammadiyah menegaskan bahwa potensi perbedaan awal Ramadan bukanlah persoalan akidah, melainkan perbedaan teknis dalam kriteria dan cakupan keberlakuan.
Baik metode KHGT maupun pendekatan pemerintah memiliki dasar fikih dan argumentasi ilmiah masing-masing.
Masukan, kritik, dan diskusi mengenai KHGT dipandang sebagai bagian dari proses ijtihad dan pengembangan keilmuan, bukan sebagai bentuk pertentangan.
Dengan pendekatan global berbasis parameter astronomis yang terpenuhi secara definitif,