“Sama mpok, perumahan saya juga sudah 2 minggu banjir terus,” tulis warganet dari akun @ikheutary.
Sementara akun lain ikut memberi komentar seolah banjirnya bisa diajak ngomong:
“Banjir: serem banget mpok, kalau begitu saya ogah mampir lagi,” tulis akun @instaprast.
Video mpok Bekasi mungkin terdengar lucu dan menghibur di media sosial, tapi di balik itu ada cerita yang lebih dalam: tentang warga yang berkali-kali harus menghadapi banjir, lumpur, dan kerusakan rumah yang terus berulang.
Karena pada akhirnya, banjir bukan cuma soal air yang naik—tapi soal hidup yang ikut kacau, berkali-kali, tanpa jeda.***