TITIKTEMU.CO - Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman, resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Untuk menjaga kelangsungan operasional bursa, otoritas pasar modal akan menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama dalam waktu dekat.
Iman Rachman diketahui mulai menjabat sebagai Dirut BEI sejak Juni 2022. Masa jabatannya sejatinya masih berlaku hingga pertengahan 2026. Namun, ia memilih melepas jabatan lebih awal menyusul dinamika pasar modal yang memanas pasca pengumuman dari Morgan Stanley Capital International (MSCI).
Gejolak tersebut berdampak signifikan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mengalami penghentian sementara perdagangan (trading halt) selama dua hari berturut-turut, yakni pada 28–29 Januari 2026.
Baca Juga: Mensesneg Tegaskan Mundurnya Dirut BEI Iman Rachman Bukan Intervensi Pemerintah
Plt Dirut Akan Segera Ditunjuk
Iman memastikan bahwa proses pengunduran dirinya telah dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selama masa transisi, BEI akan menunjuk Plt Direktur Utama hingga dilaksanakannya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).
“Seluruh proses administrasi dijalankan sesuai aturan. Nantinya akan ada Plt yang ditunjuk sementara sampai ditetapkan Direktur Utama definitif,” ujar Iman di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (30/1/2026).
Bentuk Tanggung Jawab Moral
Iman menegaskan, keputusannya mundur dari kursi orang nomor satu di BEI merupakan bentuk tanggung jawab atas kondisi pasar saham yang terjadi belakangan ini. Ia berharap langkah tersebut dapat membawa dampak positif bagi stabilitas pasar modal Indonesia.
“Saya berharap ini menjadi yang terbaik bagi pasar modal. Mudah-mudahan setelah ini kondisi pasar kita bisa semakin membaik,” tuturnya.
Susunan Direksi BEI Sebelum Pengunduran Diri
Sebelum pengunduran diri Iman Rachman, jajaran direksi BEI terdiri dari tujuh orang, yakni:
- Direktur Utama: Iman Rachman
- Direktur Penilaian Perusahaan: I Gede Nyoman Yetna
- Direktur Perdagangan dan Pengaturan Bursa: Irvan Susandy
- Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan: Kristian Manullang
- Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko: Sunanda
- Direktur Pengembangan: Jeffrey Hendrik
- Direktur Keuangan, SDM, dan Umum: Risa E. Rustam.***