nasional

Akses Jalan Belum Pulih Pascabanjir Aceh Utara, Puluhan Anak di Riseh Tunong Kesulitan Berangkat Sekolah

Senin, 26 Januari 2026 | 21:43 WIB
Anak-anak di Aceh Utara kesulitan akses ke sekolah karena jalan putus. ((Instagram/rully_xabian))

Jembatan Darurat Sudah Berfungsi

Di sisi lain, upaya pemulihan mulai terlihat dengan selesainya pembangunan jembatan darurat yang menghubungkan Desa Riseh dan Dusun Cot Calang, Kecamatan Sawang. Jembatan tersebut kini sudah dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Pembangunan jembatan darurat dilakukan oleh personel BKO Brimob Polda Kalimantan Timur bersama Polres Lhokseumawe. Keberadaan jembatan ini diharapkan dapat menunjang aktivitas warga, termasuk mobilitas harian, distribusi logistik, serta kegiatan ekonomi dan sosial.

Baca Juga: 5 Wisata Alam Terindah di Klaten yang Wajib Dikunjungi, Panorama Gunung Merapi Jadi Daya Tarik

Pembangunan Huntara Masih Dikebut

Selain persoalan akses jalan, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara juga masih memiliki pekerjaan rumah berupa penyelesaian pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak.

Pembangunan huntara ditargetkan rampung sebelum 18 Februari 2026, agar warga dapat menempatinya menjelang datangnya bulan Ramadan.

Dampak Banjir Bandang November 2025

Sebagai informasi, banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi pada November 2025 lalu menimbulkan dampak besar di Aceh Utara. Tercatat 345 orang meninggal dunia, 6 orang masih dinyatakan hilang, serta lebih dari 33 ribu warga mengungsi yang tersebar di 12 kecamatan.

Pemulihan infrastruktur dan pemenuhan kebutuhan dasar warga masih menjadi fokus utama pascabencana tersebut.***

Halaman:

Tags

Terkini