nasional

Jejak Arsitektur Kekuasaan: Warisan Bangunan Era Ridwan Kamil Kini Dipertanyakan

Senin, 19 Januari 2026 | 17:35 WIB
Bangunan era Ridwan Kamil di Sumedang dikritik pengamat (Instagram @yudhaahmad89)

TITIKTEMU.CO - Sejumlah bangunan yang lahir pada masa kepemimpinan Ridwan Kamil sebagai Gubernur Jawa Barat kembali disorot publik.

Di Sumedang, beberapa proyek monumental—termasuk Masjid Al-Kamil di kawasan Bendungan Jatigede—dinilai menyisakan pertanyaan besar soal manfaat dan keberlanjutan.

Pengamat dari Perkumpulan Inisiatif Bandung, Nandang Suherman, menegaskan bahwa kritik seharusnya difokuskan pada kebijakan publik, bukan kehidupan personal Ridwan Kamil yang belakangan ramai diperbincangkan.

Menurutnya, saat menjabat sebagai gubernur, Ridwan Kamil adalah pejabat publik yang kebijakannya layak dievaluasi secara terbuka.

Namun untuk urusan pribadi setelah tak lagi menjabat, ia memilih tidak berkomentar.

Baca Juga: Motor Bebek Tak Pernah Tua: Honda Wave 110S 2026 Datang Membawa Warisan dan Zaman Baru

Proyek Mercusuar dan Sentuhan Arsitek

Nandang menilai Sumedang menjadi salah satu wilayah yang paling kental dengan proyek-proyek berskala besar di era Ridwan Kamil.

Berbeda dengan pemerintahan saat ini yang fokus pada pembenahan infrastruktur dasar seperti jalan, pembangunan kala itu cenderung menghadirkan bangunan ikonik dan artistik.

Latar belakang Ridwan Kamil sebagai arsitek disebut turut memengaruhi arah kebijakan tersebut.

Sejumlah bangunan dengan pendekatan visual kuat pun bermunculan, mulai dari Gedung Kreatif, ikon Kujang Sapasang, hingga Geotheater di Rancakalong.

Baca Juga: Ketika Huruf Terasa Asing: Alarm Sunyi Literasi Gen Z di Kampus Amerika

Dari Ikon Megah ke Bangunan Sunyi

Masalah muncul ketika bangunan-bangunan tersebut dinilai gagal dijaga semangat awalnya.

Halaman:

Tags

Terkini