“Haris Azhar bilang, ‘Mas Pandji hati-hati kalau ngomong politik, nanti bisa kena kasus.’ Dari situ saya dapat tips,” ungkap Pandji dalam pertunjukan tersebut.
Ia menyebut, saran itu adalah membuka setiap opini sensitif dengan pernyataan personal.
“Kalau mau bicara hal kontroversial, awali dengan kalimat ‘menurut keyakinan saya’. Kalau sudah begitu, orang sulit membantah,” jelasnya.
Baca Juga: Stand Up Pandji di Netflix Tuai Sorotan, Mahfud MD Tegaskan Tak Bisa Dipidana
Dinilai Jadi Tameng Hukum
Penggunaan frasa tersebut pun dinilai sebagai bentuk perlindungan hukum. Secara terpisah, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) turut menanggapi strategi bahasa yang digunakan Pandji.
Menurut Ahok, pernyataan yang diawali dengan klaim keyakinan pribadi cenderung sulit diproses secara pidana karena masuk dalam ranah opini subjektif.
“Dia sudah pintar, pakai disclaimer ‘menurut keyakinan saya’,” kata Ahok dalam podcast YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo, Rabu (7/1/2026).
Mengingatkan Ahok pada Pengalaman Pribadi
Bagi Ahok, frasa tersebut memiliki makna emosional. Ia mengaitkannya dengan pengalaman pribadinya saat menghadapi proses hukum di masa lalu.
Baca Juga: Libur Nataru 2025/2026 Meledak, Jawa Timur Kokoh Jadi Destinasi Wisata Nomor Satu Nasional
“Dulu saya dipenjara, hakim bilang ‘ini kan keyakinan orang’. Memang salah orang punya keyakinan?” ujar Ahok.
Pengalaman itu membuatnya melihat ironi dalam penggunaan kalimat yang kini populer lewat “Mens Rea”.
“Begitu Pandji pakai kata itu, rasanya kayak karma. Berarti dengan bilang ‘menurut keyakinan saya’, orang merasa punya hak penuh untuk bicara,” tutup Ahok.