“Di Jepang ada yang namanya sabo dam atau wood debris barrier. Air tetap mengalir, tapi kayunya tertahan,” terangnya.
Tak hanya itu, Ferry juga menilai kayu sisa banjir dapat dimanfaatkan secara produktif jika dikelola dengan baik.
“BNPB bisa jadi koordinator, bikin standar teknis, lalu BUMDes atau UMKM lokal mengolah kayunya. Dari situ bisa tercipta nilai ekonomi sekaligus mempercepat pemulihan,” pungkasnya.***