- 166 korban di Sumut
- 90 korban di Sumbar
- 47 korban di Aceh
BNPB memastikan proses pencarian akan terus dilakukan hingga seluruh wilayah terdampak terjangkau.
Baca Juga: Medan Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir, 1.829 Warga Mengungsi dan Distribusi BBM Terkendala
Respons Pemerintah Pusat di Tengah Situasi Genting
Presiden RI Prabowo Subianto sebelumnya menyampaikan keprihatinannya atas bencana besar yang menghantam puluhan kabupaten/kota di tiga provinsi tersebut.
Dalam pidato Hari Guru Nasional, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah sudah bergerak sejak hari pertama, menyalurkan bantuan melalui jalur darat maupun udara.
Namun begitu, kondisi cuaca ekstrem membuat proses distribusi menjadi sangat menantang.
“Banyak daerah yang aksesnya terputus. Helikopter dan pesawat pun sering kesulitan mendarat,” ujarnya.
Baca Juga: Banjir Bandang Agam: 74 Jiwa Melayang, 2.500 Warga Mengungsi, Kerugian Tembus Rp13,9 Miliar
Bantuan Udara Dipercepat dengan Empat Pesawat Militer
Untuk memastikan bantuan tetap menjangkau korban, pemerintah telah mengoperasikan tiga pesawat Hercules C-130 dan satu pesawat A-400 untuk pengiriman logistik penting.
Prabowo memastikan bantuan akan terus disalurkan tanpa henti dan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.
Dengan jumlah korban yang terus bertambah dan akses yang masih terputus di banyak titik, proses pencarian dan distribusi bantuan menjadi tantangan besar bagi pemerintah.
BNPB, TNI, dan seluruh unsur penanganan bencana terus berjibaku untuk memastikan seluruh wilayah terdampak mendapatkan pertolongan sesegera mungkin.***