nasional

Prabowo Bentuk Satgas Darurat Jembatan, Targetkan 300 Ribu Jembatan untuk Daerah Terpencil

Sabtu, 29 November 2025 | 15:20 WIB
Presiden Prabowo ungkap rencana pembangunan 300 ribu jembatan melalui Satgas Darurat Jembatan. (Dok Presiden RI)

TITIKTEMU.CO - Presiden Prabowo Subianto menegaskan langkah cepat pemerintah dalam membangun jembatan di wilayah terpencil dengan membentuk Satgas Darurat Jembatan. Kebijakan ini diambil setelah ia menyoroti kondisi memprihatinkan yang dialami anak-anak sekolah yang harus melintasi sungai berbahaya demi bisa belajar.

Pengumuman ini disampaikan saat Puncak Peringatan Hari Guru Nasional 2025 di Jakarta, Jumat, 28 November 2025. Dalam acara tersebut, Prabowo menayangkan video perjuangan anak-anak di pedalaman yang setiap hari mempertaruhkan nyawa hanya untuk menuju sekolah.

Melihat kondisi tersebut, Prabowo menegaskan tidak dapat berdiam diri.
“Masalah jembatan ini menjadi prioritas, karena saya tidak rela anak-anak mempertaruhkan nyawa untuk sekolah,” ujarnya.

Baca Juga: Banjir Bandang Sumatera–Aceh: Prabowo Pastikan Pemerintah Bergerak Cepat Kirim Bantuan Darat dan Udara

Target Pembangunan 300 Ribu Jembatan

Prabowo menyampaikan bahwa pemerintah merencanakan pembangunan 300 ribu jembatan di seluruh Indonesia, mencakup jembatan kecil hingga jembatan penyeberangan. Program ini dirancang untuk menjangkau daerah-daerah yang sebelumnya sulit diakses.

“Kita butuh membangun 300 ribu jembatan di pelosok yang terpencil,” jelas Prabowo.

Ia juga memberi pesan penyemangat kepada anak-anak di wilayah terpencil untuk tetap sabar menunggu proses pembangunan.
“Anak-anakku, sabar. Saya sedang bekerja. Mudah-mudahan tahun depan semuanya bisa berdiri,” tambahnya.

Baca Juga: Prabowo Tegaskan Perang Total terhadap Mark Up Anggaran dan Korupsi di Pemerintahan

Mahasiswa Teknik, TNI, dan Polri Akan Turun ke Lapangan

Untuk mempercepat pembangunan, Prabowo menginstruksikan pelibatan berbagai elemen bangsa. Ia meminta Menteri Pendidikan Tinggi untuk mengerahkan mahasiswa teknik sipil agar terlibat langsung di lapangan.

“Mungkin semua mahasiswa teknik sipil akan saya minta turun ke desa-desa membangun jembatan,” katanya.

Selain itu, Prabowo juga mengerahkan pasukan Zeni TNI, Brimob, serta aparat lainnya guna memperkuat pengerjaan di lapangan.

“Saya minta TNI kerahkan batalyon Zeni, dan polisi lewat kompi-kompi Brimob turut membantu warga,” tegasnya.

Halaman:

Tags

Terkini