nasional

Pemerintah Percepat Tanggap Darurat Banjir dan Longsor di Sumatera: 4 Pesawat Dikerahkan & Operasi Modifikasi Cuaca Dimulai

Jumat, 28 November 2025 | 20:34 WIB
Menko PMK, Pratikno menyebut Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) telah mulai diterbangkan untuk mengalihkan potensi hujan deras di sejumlah kawasan di Sumatera. (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)

TITIKTEMU.CO - Pemerintah pusat tengah mempercepat langkah penanganan darurat untuk menghadapi bencana banjir dan longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatera: Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

Pengiriman bantuan logistik dalam jumlah besar serta pengerahan pesawat angkut mulai dilakukan pada Jumat, 28 November 2025. Upaya ini bersamaan dengan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang digelar sebagai langkah mitigasi untuk mengurangi potensi hujan ekstrem.

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menjelaskan bahwa Presiden memberikan instruksi percepatan mobilisasi bantuan sejak Kamis malam. Menurutnya, pemerintah memprioritaskan penyaluran logistik, peralatan darurat, serta pemulihan jaringan komunikasi pada fase awal tanggap bencana.

Baca Juga: Timnas U-22 Indonesia Resmi Berangkat ke SEA Games 2025: Hanya Jalani Dua Laga Grup Usai Drawing Diubah

“Empat pesawat telah diberangkatkan pagi ini atas instruksi langsung Bapak Presiden, terdiri dari tiga Hercules dan satu A400,” kata Teddy kepada wartawan, Jumat, 28 November 2025.

Teddy menuturkan bahwa pesawat-pesawat tersebut membawa berbagai kebutuhan mendesak untuk masyarakat terdampak.
“Hari ini dikirim tenda sekitar 150 unit, lalu ada 64 perahu karet,” ujarnya.

Tak hanya itu, pemerintah juga mengirim perlengkapan untuk memperbaiki jaringan komunikasi yang sempat lumpuh akibat bencana.
“Kami juga mengirim genset dan sekitar 100 perangkat komunikasi untuk memulihkan kembali sinyal di daerah terdampak,” lanjut Teddy.

Baca Juga: Polda Metro Jaya Prioritaskan Gelar Perkara Khusus dalam Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Ini Perkembangan Terbarunya

Operasi Modifikasi Cuaca Resmi Diluncurkan

Selain menangani kondisi darurat di lapangan, pemerintah juga menyiapkan strategi mitigasi cuaca untuk menekan risiko bencana lanjutan.
Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, memastikan bahwa Operasi Modifikasi Cuaca telah resmi diterbangkan.

“Kita melakukan modifikasi cuaca untuk mengurangi curah hujan di daratan dengan mengalihkan potensi hujan ke wilayah laut,” kata Pratikno di Lanud Halim Perdanakusuma.

Ia menambahkan bahwa pemerintah tetap waspada karena adanya aktivitas siklon tropis di sekitar wilayah Indonesia.
“Kita mengantisipasi siklon Koko yang berada di utara. Mudah-mudahan tidak bergerak ke daratan,” jelasnya.

Baca Juga: Viral Kasus Tumbler Hilang di KRL, Anita Dewi Dipecat dan Suaminya Ikut Terdampak: Ini Kronologinya

Koordinasi Lintas Lembaga Diperkuat

Halaman:

Tags

Terkini