TITIKTEMU.CO - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mewakili Indonesia dalam Konferensi Tingkat Tinggi G20 yang digelar di Johannesburg, Afrika Selatan.
Di forum internasional itu, Gibran mendapat kesempatan menyampaikan pidato di hadapan para pemimpin negara dunia, membahas salah satu program terbesar pemerintahan saat ini: Makan Bergizi Gratis (MBG).
Baca Juga: Roy Suryo Siapkan Buku “Gibran’s Black Paper”, Ungkap Klaim Ijazah SMA dan Akun Fufufafa
MBG Diposisikan sebagai Investasi Masa Depan
Gibran membuka pidatonya dengan memberikan apresiasi kepada Afrika Selatan yang dinilai sukses memperkuat ketahanan pangan, energi, dan air.
Menurutnya, bagi Indonesia, ketahanan pangan adalah hak dasar rakyat, bukan sekadar agenda ekonomi.
Ia menegaskan:
“Presiden Indonesia berfokus pada ketahanan pangan dan makanan bergizi gratis bagi 80 juta pelajar dan ibu hamil sebagai investasi strategis.”
Program MBG, kata Gibran, bukan hanya memberi makan, tetapi membangun masa depan bangsa.
Baca Juga: Pencekalan 6 Bulan Roy Suryo dan 7 Tersangka Kasus Ijazah Jokowi: Ini Penjelasan Terbarunya
Produk Lokal Jadi Penggerak Utama Program MBG
Lebih jauh, Gibran menjelaskan bahwa program MBG memantik efek positif bagi ekonomi daerah.
“Penggunaan produk lokal meningkat, petani dan peternak mendapat pemberdayaan, dan aktivitas ekonomi bergerak lebih luas,” tuturnya.
Menurut Gibran, Indonesia tidak bisa lepas dari urgensi ketahanan.
Dengan berada di kawasan Cincin Api Pasifik, Indonesia menghadapi lebih dari 3.000 bencana setiap tahun—mulai dari gempa, banjir, hingga letusan gunung berapi.