nasional

BGN: Program Makan Bergizi Gratis Sudah Layani 44 Juta Warga dan Jadi Investasi Besar SDM 2045

Rabu, 19 November 2025 | 22:07 WIB
Kepala BGN, Dadan Hindayana, menyebut MBG sebagai program untuk layanan gizi dan perekonomian. (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)

“Mulai tahun depan, MBG akan menggelontorkan Rp1,2 triliun per hari,” ujarnya sambil bercanda.

Dampak Ekonomi dan Ketahanan Pangan Lokal

Dadan menjelaskan bahwa MBG tak hanya menargetkan pemenuhan gizi, tetapi juga memberikan efek berlapis pada perekonomian nasional.

Ia mengatakan setiap SPPG mengelola dana cukup besar, mulai dari Rp900 juta per bulan di Jawa hingga Rp4 miliar di Papua, yang langsung berputar di tingkat lokal.

Baca Juga: Gunung Semeru Naik ke Status Awas, Awan Panas Beruntun dan Guguran Lava Meningkat Tajam

Menurut Dadan, 85 persen anggaran SPPG digunakan untuk membeli bahan makanan, di mana 99 persen bahan bakunya berasal dari sektor pertanian.

“Program ini mendorong kemandirian pangan daerah dan meningkatkan ketahanan pangan nasional,” ungkapnya.

Selain itu, 10,5 persen anggaran digunakan untuk membayar tenaga kerja yang terlibat dalam program MBG, mulai dari pengolah makanan hingga distribusi, sehingga turut menggerakkan ekonomi keluarga.

Dengan capaian tersebut, BGN optimistis program MBG dapat terus diperluas sambil memberikan dampak nyata bagi gizi anak, ekonomi lokal, dan ketahanan pangan nasional.***

Halaman:

Tags

Terkini