nasional

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Tuai Sorotan: Gaya Ceplas-Ceplos Dinilai Bikin Pemerintah Makin Dipercaya Rakyat

Rabu, 29 Oktober 2025 | 10:11 WIB
Pengamat sebut gaya komunikasi Menkeu Purbaya dibutuhkan agar masyarakat tahu soal pemerintahan. (Instagram/menkeuri)

TITIKTEMU.CO - Gaya komunikasi Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa kembali menjadi bahan perbincangan publik.
Sikapnya yang terbuka dan ceplas-ceplos dinilai sebagian pihak bisa menimbulkan kesan ketidaksatuan di tubuh pemerintah, namun di sisi lain, justru dianggap membawa manfaat bagi transparansi publik.

Pengamat politik Hasan Nasbi sempat mengkritik gaya bicara Purbaya yang dinilainya berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Namun, berbeda dengan itu, aktivis dan politikus Syahganda Nainggolan justru memuji gaya lugas sang Menkeu.

Syahganda: Purbaya Sosok Fenomenal yang Disukai Publik

Dalam perbincangan di kanal YouTube Bambang Widjojanto, pada Selasa (28/10/2025), Syahganda menyebut bahwa Purbaya kini menjadi figur fenomenal yang dihormati rakyat karena sikap jujurnya.

Baca Juga: Sandra Dewi Cabut Gugatan, Aset Disita Negara: Babak Akhir Kasus Korupsi PT Timah yang Jerat Harvey Moeis

“Sekarang Pak Purbaya fenomenal karena orang percaya dia. Mereka bilang, ‘Ini pejabat yang benar-benar mau bela rakyat,’” ujar Syahganda.

Ia juga menyinggung cerita viral soal plat kendaraan RI 19 milik Purbaya yang membuat banyak warga di media sosial menyerukan agar “memberi jalan untuk pejabat yang peduli rakyat.”

Menurut Syahganda, gaya ceplas-ceplos Purbaya mencerminkan pejabat tanpa kepentingan tersembunyi.

“Kalau orang banyak menyimpan rahasia, pasti ada kepentingan pribadi. Nah, Purbaya ini berbeda. Dia terbuka, dan itu yang bikin rakyat percaya,” tegasnya.

Ceplas-Ceplos yang Bongkar Isu Utang Proyek Whoosh

Syahganda mencontohkan bagaimana pernyataan jujur Purbaya memicu perhatian publik terhadap isu utang proyek kereta cepat Whoosh.

Baca Juga: Cak Imin Soroti Gurita Minimarket Raksasa: Alfamart dan Indomaret Dinilai Ancam UMKM di Daerah

“Ketika dia bilang, ‘Saya nggak mau biayain utangnya Whoosh,’ masyarakat langsung bertanya-tanya, ada apa sebenarnya?” ucap Syahganda.

Menurutnya, dari pernyataan itulah publik mulai mengulik lebih dalam tentang kebijakan dan potensi masalah dalam proyek tersebut.

Halaman:

Tags

Terkini