TITIKTEMU.CO - Bayangkan ada “kelas besar” berisi lima bank raksasa milik negara: Mandiri, BRI, BNI, BTN, dan BSI.
Masing-masing diberi tugas berat — menyalurkan total Rp200 triliun dana pemerintah demi mendorong ekonomi nasional.
Nah, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa baru saja membuka “rapor” kelima bank tersebut, dan hasilnya cukup menarik.
Dari total dana itu, Rp112,4 triliun sudah disalurkan ke masyarakat hingga 30 September 2025.
Baca Juga: Presiden Prabowo Tiba di Mesir Hadiri Penandatanganan Perjanjian Penghentian Perang di Gaza
Mandiri Jadi Juara Kelas, BTN Tak Mau Kalah
Kalau ini lomba kecepatan, Bank Mandiri boleh dibilang paling lincah.
Menurut Purbaya, Mandiri sudah menyalurkan 74 persen, disusul BRI 62 persen, BNI 50 persen, BTN 90 persen (ya, BTN semangat sekali!), dan BSI 55 persen.
Rinciannya begini:
- BRI: Rp55 triliun
- BNI: Rp55 triliun
- Mandiri: Rp55 triliun
- BTN: Rp25 triliun
- BSI: Rp10 triliun
Kalau dihitung lebih detil, Mandiri sudah menyalurkan sekitar Rp40,6 triliun, BRI Rp33,9 triliun, BNI Rp27,6 triliun, BTN Rp4,8 triliun, dan BSI Rp5,5 triliun.
Baca Juga: Presiden Prabowo Tiba di Mesir Hadiri Penandatanganan Perjanjian Penghentian Perang di Gaza
Dampaknya: Kredit Melesat, Ekonomi Ikut Bangkit
Menurut Purbaya, efek dari penempatan dana ini mulai terasa nyata.
Salah satunya di pertumbuhan kredit Bank Mandiri yang kini naik dari 8 persen menjadi 11 persen.