Tak butuh waktu lama, warganet mulai menggali jejak masa lalu sang mempelai pria. Dari beberapa akun lain, termasuk Masden, diketahui Mbah Tarman ternyata pemain lama dalam kasus serupa.
Pasalnya, dia pernah diduga melakukan penipuan di Wonogiri, Jawa Tengah, dengan modus mengaku sebagai orang kaya dan menjanjikan warisan besar kepada calon korban.
Jejak Gelap Mbah Tarman
Penelusuran warganet mengungkap Mbah Tarman sebelumnya pernah dipenjara selama dua tahun karena kasus penipuan jual beli pedang samurai senilai Rp 1 miliar.
Modus yang digunakan selalu mirip, yaitu berpura-pura sebagai orang kaya, memamerkan harta palsu, dan menebar janji manis kepada calon korban. Dalam kasus terbaru ini, Shiela dan keluarganya menjadi korban berikutnya.
Mahar Rp3 Miliar yang Berubah di Detik Akhir
Awalnya, pernikahan Mbah Tarman dan Shiela terdaftar di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bandar dengan mahar berupa uang tunai Rp 1 miliar, dan satu unit mobil Toyota Camry.
Namun, dua hari menjelang akad, mendadak mahar diubah menjadi cek senilai Rp3 miliar. Sementara mobil Camry dinyatakan bukan bagian dari mas kawin, melainkan hadiah untuk sang istri.
“Awalnya mahar Rp 1 miliar dan mobil, tapi dua hari sebelum akad berubah jadi Rp3 miliar. Mobil Toyota Camry tetap ada, tapi hanya sebagai hadiah,” kata Kepala KUA Bandar Bakhrul Husaeni.
Bakhrul juga menegaskan bahwa mahar bernilai besar tetap sah menurut hukum agama. Namun, mahar memiliki konsekuensi moral dan tanggung jawab yang besar bagi pasangan yang bersangkutan.
“Kalau secara agama sah-sah saja. Tapi risikonya besar, terutama jika ternyata tidak sesuai kenyataan,” ujarnya.
Video akad nikah pasangan beda usia 52 tahun itu sempat viral di berbagai platform media sosial. Dalam rekaman yang beredar, Mbah Tarman terlihat tenang dan lancar mengucapkan ijab kabul.
Sayangnya, momen bahagia itu berubah menjadi drama penipuan besar, sekaligus berlahir pilu hanya beberapa hari kemudian. Tarman disebut bekerja sebagai sopir bus.