Ia lalu bercerita tentang berbagai kebetulan angka dalam hidupnya: pidatonya di sidang umum PBB yang ke-80, tanggal Munas ke-6, hingga perhitungan angka 29 September menjadi 11, lalu kembali ke angka 2 dan 8.
Penjelasan ini disambut gelak tawa dan tepuk tangan peserta Munas.
Baca Juga: Bank Siaga 24/7: Cara Industri Perbankan Membongkar Kasus Rp204 Miliar dalam Hitungan Menit
Hari yang Dianggap Spesial
Prabowo juga menyampaikan bahwa kehadirannya sehari setelah tanggal acara sebenarnya membawa keberuntungan tersendiri. “Seharusnya saya diundang kemarin, tapi kalau kemarin jumlahnya enggak 8.
Terima kasih PKS menerima saya hari ini,” katanya sambil menyebut peristiwa itu sebagai “tondo-tondo” atau tanda baik dalam tradisi Jawa.
Momen penuh canda ini menegaskan gaya khas Prabowo yang menggabungkan keseriusan politik dengan humor ringan, sehingga audiens merasa lebih dekat dan suasana politik menjadi lebih humanis.***