nasional

BGN Larang Makanan Kemasan di MBG, UMKM Lokal Jadi Andalan Menu Sehat Anak Sekolah

Minggu, 28 September 2025 | 20:04 WIB
BGN akan lebih ketat dalam pemilihan menu untuk MBG. (Instagram/badangizinasional.ri)

Soal Kritik Menu Spaghetti dan Burger

Menjawab kritik terkait penyajian menu spaghetti dan burger, Nanik menyebut makanan tersebut tidak diberikan rutin, melainkan sebagai “menu request” anak-anak agar tidak bosan.

“Dalam seminggu, anak-anak boleh request sekali menu yang ingin dicoba. Jadi kalau ada yang pengin burger karena lihat di TV atau YouTube, ya kita buatkan. Tapi itu bukan menu harian,” jelas Nanik.

Kritik sebelumnya dilontarkan ahli gizi Tan Shot Yen dalam rapat dengan Komisi IX DPR, 22 September 2025. Ia menilai menu seperti burger dan spaghetti tidak sesuai dengan kearifan lokal dan mengandalkan bahan impor.

Baca Juga: Jonatan Christie Lolos ke Final Korea Open 2025, Siap Tantang Anders Antonsen

“Yang dibagi burger, padahal gandum tidak pernah tumbuh di Indonesia. Anak-anak kita tidak sadar soal itu,” ujar Tan.

MBG Diharapkan Jadi Program Sehat dan Sejahtera

Dengan kebijakan baru ini, BGN menegaskan komitmen untuk menjadikan MBG bukan hanya program pangan bergizi, tetapi juga penggerak UMKM dan ekonomi lokal.

“MBG harus menyehatkan sekaligus menyejahterakan,” tutup Nanik.***

Halaman:

Tags

Terkini