Progres Proyek Sudah 67%
Hingga akhir Juni 2025, pembangunan Proyek Pani telah mencapai progres 67%. Perseroan melaporkan bahwa seluruh rekayasa detail dan pengadaan alat telah selesai. Saat ini, kontraktor tengah fokus pada pemasangan infrastruktur pengolahan dan kelistrikan di lokasi tambang.
Dengan progres tersebut, manajemen optimistis jadwal produksi komersial pada kuartal I/2026 dapat tercapai sesuai target.
Kehadiran EMAS di bursa saham dan pengembangan Proyek Pani bukan hanya membuka peluang investasi baru, tetapi juga berpotensi menjadikan Indonesia sebagai salah satu pemain besar di industri emas Asia Pasifik.
Jika target produksi tercapai, EMAS bukan hanya memberi kontribusi besar pada induknya, MDKA, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia di kancah pertambangan emas global.***