nasional

Sri Mulyani Diganti, Purbaya Yudhi Sadewa Muncul: Janji Pertumbuhan Ekonomi 8% dan Harapan Baru Indonesia

Rabu, 10 September 2025 | 06:05 WIB
Presiden Prabowo mengganti Sri Mulyani dengan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan (Instagram @ferryjuliantono)

Menurutnya, strategi percepatan akan melibatkan kolaborasi kuat antara pemerintah dan sektor swasta, tanpa harus menambah beban pajak baru.

Bahkan, Purbaya yakin pertumbuhan ekonomi di kisaran 6–7% akan otomatis meredam gelombang protes.

> “Kalau ekonomi tumbuh pesat, masyarakat akan sibuk bekerja dan sejahtera, bukan turun ke jalan,” ucapnya.

 Baca Juga: TERIMA KASIH SRI MULYANI DAN SELAMAT DATANG PURBAYA

Rekam Jejak dan Visi Sosial

Sebelum menjadi Menteri Keuangan, Purbaya memimpin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sejak 2020.

Ia juga sempat menduduki sejumlah posisi strategis di kementerian, termasuk sebagai Wakil Menteri di bidang maritim dan investasi.

Dalam pidatonya bulan lalu, Purbaya menekankan pentingnya pembangunan yang adil demi keadilan sosial.

Ia bahkan merujuk pada pemikiran ekonomi ayah Prabowo, Soemitro Djojohadikoesoemo, seorang ekonom berpengaruh di masa Orde Baru.

Tantangan Program Besar Prabowo

Salah satu program andalan Presiden Prabowo adalah makan gratis untuk lebih dari 80 juta rakyat Indonesia.

Meski ambisius, program ini menghadapi kendala serius mulai dari ketersediaan anggaran hingga masalah distribusi.

Sebagai nakhoda baru keuangan negara, Purbaya dituntut mencari ruang fiskal agar program ini tetap berjalan tanpa mengganggu stabilitas anggaran.

Dampak Pasar dan Reaksi Publik

Kabar pergantian Sri Mulyani langsung berimbas ke pasar. Indeks saham IHSG turun 1,3% setelah sebelumnya sempat menguat.

Halaman:

Tags

Terkini