nasional

Avtur dari Minyak Jelantah? Inovasi SAF Pertamina Siap Ubah Wajah Penerbangan Indonesia!

Kamis, 14 Agustus 2025 | 15:05 WIB
Pertamina lifting perdana Sustainable Aviation Fuel (SAF) atau avtur ramah lingkungan pada Selasa, 12 Agustus 2025. (Instagram/kilangpertaminainternasional)

Saat ini baru ada 25 SPBU yang menjadi titik pengumpulan minyak jelantah.

Namun rencana besar sudah disiapkan—jumlah ini akan diperluas hingga lebih dari 6.000 SPBU di seluruh Indonesia.

Jika terwujud, SAF bisa diproduksi dalam skala yang jauh lebih masif dan berkelanjutan.

Langkah Nyata: Pelita Air Jadi Maskapai Pertama Gunakan SAF

Pelita Air akan menjadi pionir penggunaan SAF Pertamina untuk penerbangan komersial. Mulai 20 Agustus 2025, pesawat Pelita Air akan terbang dengan SAF di rute Jakarta–Denpasar.

Langkah ini bukan sekadar simbolis, melainkan bukti bahwa energi ramah lingkungan bisa benar-benar digunakan di sektor penerbangan, yang selama ini dikenal memiliki emisi karbon cukup tinggi.

Baca Juga: Tips Waktu Terbaik Memakai Serum Vitamin C agar Kulit Cerah dan Sehat Maksimal

Inovasi yang Buka Peluang Masa Depan

Dengan inovasi SAF ini, Indonesia bukan hanya mengurangi jejak karbon penerbangan, tetapi juga membuka peluang bisnis baru dari pengelolaan limbah rumah tangga.

Bayangkan, minyak bekas gorengan di dapur Anda, suatu hari bisa ikut menggerakkan sayap pesawat terbang di langit Nusantara.

Pertamina optimistis, langkah ini akan membawa Indonesia masuk ke peta dunia sebagai negara yang serius mengembangkan energi terbarukan untuk transportasi udara.***

Halaman:

Tags

Terkini