TITIKTEMU.CO - Nama Mercure sudah lama dikenal di dunia perhotelan internasional.
Di Indonesia, jaringan hotel ini mudah ditemukan di berbagai kota besar, seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Bali, Malang, Makassar, hingga Palembang.
Hingga pertengahan 2025, tercatat ada lebih dari 20 hotel Mercure yang beroperasi di Tanah Air, rata-rata berstandar hotel bintang 4.
Setiap properti mengusung desain berbeda sesuai karakter budaya lokal—Mercure Bali bergaya tropis, sementara di Jakarta dan Bandung tampil modern dan urban.
Baca Juga: CEK DI SINI! Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Minggu, 27 Juli 2025: Pertamax Naik, Pertalite Tetap
Siapa Pemilik Hotel Mercure di Indonesia?
Meskipun membawa nama internasional, Mercure bukanlah milik satu pengusaha Indonesia.
Brand ini merupakan bagian dari Accor Group—perusahaan manajemen hotel asal Prancis yang juga membawahi Novotel, Ibis, Pullman, hingga Sofitel.
Accor mengelola 1.013 hotel Mercure di seluruh dunia dengan total 138.009 kamar.
Namun, aset properti tempat hotel Mercure berdiri di masing-masing negara dimiliki oleh entitas berbeda.
Di Indonesia, beberapa contohnya:
- Mercure Jakarta dimiliki oleh Rekso Group dan PT Metropolitan Realty International.
- Mercure Malang Mirama dimiliki oleh PT Mirama Wisata.
- Mercure di Kalimantan dimiliki oleh Citra Borneo Indah (CBI) Group.
Baca Juga: Besaran Uang Muka KPR Subsidi 2025, Cicilan Ringan Lengkap Cara Mengajukan
Sistem Bisnis: Accor Kelola, Pengusaha Lokal Punya
Model bisnis ini disebut management contract. Artinya, pengusaha lokal memiliki aset hotel, tetapi Accor bertanggung jawab penuh atas manajemen, brand, dan standar layanan.