nasional

IFG Dorong Karyawan BUMN Menjadi Ujung Tombak Branding Lewat Media Sosial dan AI

Selasa, 22 Juli 2025 | 12:55 WIB
Head of Corporate Communication IFG, I Gede Suhendra, sebagai salah satu pembicara dalam Workshop Komunikasi BUMN bertajuk “Komunikasi Media Sosial melalui Optimasi AI” di di Swiss-Belhotel Balikpapan, Kalimantan Timur, pada 17-18 Juli 2025. ( (Dok IFG)

TITIKTEMU.CO - Indonesia Financial Group (IFG), sebagai holding BUMN yang bergerak di bidang asuransi, penjaminan, dan investasi, menunjukkan dukungan aktif terhadap penguatan peran karyawan BUMN sebagai wajah perusahaan.

Hal ini diwujudkan lewat partisipasi IFG dalam Workshop Komunikasi BUMN yang bertajuk "Komunikasi Media Sosial melalui Optimasi AI".

Acara ini diselenggarakan oleh Kementerian BUMN dan berlangsung pada 17-18 Juli 2025 di Swiss-Belhotel Balikpapan, Kalimantan Timur.

Baca Juga: Rayakan 10 Muharram. IFG Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim dan Dhuafa

Karyawan Sebagai Representasi dan Duta Perusahaan

Putri Violla, Juru Bicara Kementerian BUMN, menegaskan pentingnya karyawan sebagai elemen kunci dalam ekosistem komunikasi perusahaan.

Ia menyampaikan hal ini kepada para peserta workshop yang terdiri dari pimpinan regional, staf unit kerja, dan insan BUMN wilayah Kalimantan Timur.

> “Karyawan bukan sekadar pekerja. Mereka adalah inovator, pemecah masalah, dan penggerak budaya perusahaan. Perilaku mereka di media sosial pun turut mencerminkan citra perusahaan,” jelas Putri.

Workshop ini bertujuan membekali karyawan agar mampu menjalankan peran sebagai ujung tombak komunikasi yang mencerminkan nilai-nilai perusahaan secara positif di dunia digital.

Baca Juga: IFG dan Perpusnas Gandeng Taman Bacaan untuk Tingkatkan Literasi Nasional

Peran Strategis IFG dalam Workshop Komunikasi Digital

Dalam kegiatan ini, Head of Corporate Communication IFG, I Gede Suhendra, menjadi salah satu narasumber.

Ia memaparkan bagaimana perusahaan bisa mengoptimalkan kontribusi karyawan sebagai ujung tombak pembentukan reputasi dan branding yang kuat di era digital.

Menurut Suhendra, membangun brand bukan hanya tugas tim komunikasi saja.

Halaman:

Tags

Terkini