nasional

Anies Baswedan Soroti Ketidakhadiran Presiden Prabowo di Sidang PBB, Komitmen Global Dipertanyakan

Senin, 14 Juli 2025 | 20:15 WIB
Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. (Instagram.com/@aniesbaswedan)

TITIKTEMU.CO - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, melontarkan kritik tajam atas absennya Presiden RI Prabowo Subianto dalam sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Anies menilai sudah beberapa tahun terakhir Indonesia tak lagi diwakili langsung oleh kepala negara dalam forum penting itu, melainkan hanya oleh Menteri Luar Negeri.

> "Bertahun-tahun Indonesia absen di pertemuan PBB. Kepala negaranya tidak hadir. Yang datang selalu Menteri Luar Negeri," ujar Anies dalam pidatonya di Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Gerakan Rakyat di Jakarta, Minggu 13 Juli 2025.

Baca Juga: Tayang di Bioskop 17 Juli 2025, Ini Sinopsis dan Pemain Film Horor Gerbang Setan

Kehadiran Presiden di Forum Dunia Dinilai Penting

Menurut Anies, kehadiran pemimpin tertinggi negara di forum global seperti PBB bukan sekadar formalitas.

Itu menjadi wujud komitmen dan keseriusan Indonesia dalam percaturan internasional.

Ia menekankan bahwa Indonesia memiliki posisi yang sangat strategis di Asia Tenggara, yang perlu dioptimalkan untuk menjaga stabilitas kawasan.

Baca Juga: Download One Piece Episode 1136: Jadwal Tayang, Plot Menegangkan, dan Link Nonton Streaming Legal

Kawasan Asia Dipenuhi Ketegangan Geopolitik

Anies juga menyinggung kondisi geopolitik di sekitar Indonesia yang cenderung rawan.

> "Di Timur ada Tiongkok yang sangat besar, Jepang, Korea Selatan, Korea Utara, Taiwan. Suasananya tegang, bukan teduh," jelasnya.

Ia mencontohkan ketegangan antara Korea Utara dan Korea Selatan, serta antara Tiongkok dengan Jepang sebagai bukti nyata bahwa kawasan Asia Timur dan Selatan kerap tidak stabil.

Indonesia Punya Peran Strategis untuk Menjadi Penjaga Stabilitas

Halaman:

Tags

Terkini