nasional

Kemenhaj Arab Saudi Mulai Bentuk Pokja Lintas Sektor Sebagai Langkah Awal Persiapan Haji 2026

Senin, 30 Juni 2025 | 09:20 WIB
Koordinator dan Supervisor (Musyrif Aam) Kantor Urusan Haji, Dr. Badr al-Sulami (Kemenag RI)

TITIKTEMU.CO, Makkah - Kementerian Haji (Kemenhaj) dan Umrah Arab Saudi telah menyampaikan tahapan penyelenggaraan Haji 2026 pada pada malam penutupan penyelenggaraan haji 2025 12 Zulhijjah 1446 H atau 8 Juni 2025 lalu. Acara itu dihadiri para Amirulhaj dari berbagai negara bersama para delegasinya. Hadir juga para Konsul Haji dari berbagai negara.

Sementara itu operasional Penyelenggaraan Haji 1446 H/2025 M memasuki tahap akhir, pemulangan jemaah haji dari Madinah menuju Tanah Air yang dijadwalkan akan berakhir pada 11 Juli 2025.

Baca Juga: Prabowo: Swasembada Energi RI Bisa Hemat Anggaran Negara hingga Rp 938 T

Dilansir dari laman Kemenag RI, Kemenhaj Arab Saudi sudah memulai langkah awal dalam persiapan haji mendatang. Salah satunya dengan membentuk kelompok kerja (Pokja) lintas sektor yang akan mulai bekerja pekan depan.

"Kelompok kerja ini akan membahas berbagai kebijakan baru dan timeline teknis yang harus dipatuhi bersama oleh seluruh pemangku kepentingan untuk menghindari kendala dan menyempurnakan pelayanan haji tahun depan," kata Koordinator dan Supervisor (Musyrif Aam) Kantor Urusan Haji, Dr. Badr al-Sulami di Daker Makkah, seperti dikutip dari laman Kemenag RI, Senin (30/6/2025).

Baca Juga: VIRAL! Link Faris Adam Stecu Stecu 1 Menit 25 Detik Bikin Netizen Penasaran, Cek FAKTA!

Hal ini sebagaimana yang disampikan Koordinator dan Supervisor (Musyrif Aam) Kantor Urusan Haji, Dr. Badr al-Sulami saat mendampingi Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Arab Saudi Abdul Fattah Mashat berkunjung ke kantor PPIH Arab Saudi Daerah Kerja (Daker) Makkah. Hadir juga Asisten Deputi Bidang Operasional Haji, Dr. Eyad Rahbini.

“Kementerian Haji telah memulai langkah awal persiapan Haji 1447 H/2026 M, termasuk pembentukan kelompok kerja lintas sektor yang akan mulai bekerja pekan depan,” tegas Badr al-Sulami di Daker Makkah.

Baca Juga: Berkat Pemberdayaan BRI, ToRi Coffee Kopi Asal Toraja Ini Bisa Ekspor dan Jadi Pemasok Coffee Shop di 5 Negara

Menurut Badr al-Sulami kelompok kerja ini akan membahas berbagai kebijakan baru dan timeline teknis yang harus dipatuhi bersama oleh seluruh pemangku kepentingan untuk menghindari kendala dan menyempurnakan pelayanan haji 2026.

“Ini sebagai wujud perhatian tinggi pimpinan Kemenhaj terhadap kualitas layanan jemaah haji Indonesia,” tandasnya.

Baca Juga: Mengenal Sekolah Garuda, Tujuan, Konsep, dan Dua Skema Pelaksanaannya

Kehadiran Wamenhaj Saudi dan delegasi diterima oleh Ketua PPIH Arab Saudi Muchlis M Hanafi, Konsul Haji pada KJRI Jeddah Nasrullah Jasam, Kepala Daker Makkah Ali Mahzumi, serta para Kepala Bidang Layanan dan Kepala Sektor di wilayah Daker Makkah.

Informasi terkait tahapan itu disampaikan pada malam penutupan penyelenggaraan haji 2025 yang digelar Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi.

Halaman:

Tags

Terkini