nasional

5 Catatan Haji 2025 dari Arab Saudi: Ini Respons Kemenag dan Solusi di Lapangan

Sabtu, 21 Juni 2025 | 19:50 WIB
Potret Dirjen PHU Hilman Latief (tengah) beri keterangan pers di Madinah. (Kemenag.go.id)

TITIKTEMU.CO - Penyelenggaraan ibadah haji 2025 oleh Kementerian Agama (Kemenag) mendapat perhatian dari Kedutaan Besar Arab Saudi, yang menyampaikan nota diplomatik berisi lima poin catatan penting.

Surat tersebut dikirim pada 16 Juni 2025 dan hanya ditujukan kepada tiga pejabat: Menteri Agama, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, serta Direktur Timur Tengah Kementerian Luar Negeri.

Meski berisi evaluasi, pihak Kemenag menegaskan bahwa semua persoalan tersebut telah ditindaklanjuti dan diselesaikan langsung di lapangan.

Baca Juga: Persiapan Puncak Haji 2025: Kemenag Usahakan Pasangan Jemaah yang Terpisah Bisa Berkumpul Kembali di Armuzna

Isu Operasional Haji Disikapi Cepat oleh Kemenag

Dirjen PHU, Hilman Latief, menyampaikan bahwa beberapa tantangan yang terjadi saat operasional haji sudah berhasil diatasi.

Ia juga menyebut bahwa pihaknya sudah menyampaikan penjelasan dan klarifikasi kepada otoritas Arab Saudi.

“Isinya tentang hal-hal yang sudah kami tangani dalam dua sampai empat minggu terakhir. Ini jadi masukan perbaikan, bukan teguran,” ujar Hilman saat berada di Madinah, Sabtu, 21 Juni 2025.

Baca Juga: Kapan Wukuf di Arafah di Haji 2025? Ini Jadwal Puncak Haji dan Rangkaian Kegiatannya

Permasalahan Teknis: Data Jemaah dan Transportasi

Salah satu catatan menyangkut ketidaksesuaian data jemaah antara hotel dan Syarikah, yang menyebabkan sebagian jemaah diberangkatkan ke Makkah menggunakan kendaraan kecil seperti mobil atau minibus.

Namun, menurut Hilman, masalah ini sudah dikomunikasikan dan disepakati bersama oleh Kemenag, Kementerian Haji Arab Saudi, dan pihak Syarikah.

Masalah lain seperti penempatan jemaah yang terpisah-pisah di hotel Makkah juga telah berhasil ditangani oleh tim petugas haji bersama mitra terkait.

Sorotan Soal Kesehatan Jemaah

Halaman:

Tags

Terkini