“Kita sedang tunggu berapa jumlah pastinya dari Kadin China. Pemerintah memang menargetkan 30.000 dapur, tapi Kadin mencoba menyumbang secara bertahap. Target awal kami 1.000 SPPG,” ujarnya.
Baca Juga: Luar Biasa, Prabowo Intip dari Jendela Sekolah Agar Tak Ganggu Jam Belajar Saat Cek MBG
Lokasi Dapur Akan Menyesuaikan Investasi China
Terkait lokasi pembangunan dapur MBG, Anin bersama Ketua Kadin Komite China, Garibaldi “Boy” Thohir, mengungkap bahwa kemungkinan besar dapur akan dibangun di daerah-daerah yang juga menjadi lokasi investasi Kadin China.
“Kalau mereka sudah investasi di Halmahera Timur, Sulawesi, atau Kalimantan, besar kemungkinan pembangunan SPPG akan difokuskan di sana,” jelasnya.
Model Gotong Royong Seperti Vaksinasi Covid-19
Konsep gotong royong yang digunakan dalam pembangunan dapur MBG ini mengingatkan pada program vaksinasi gotong royong yang dulu pernah digagas Kadin saat pandemi.
Baca Juga: Dewan Pers Kecam Dugaan Intimidasi Terhadap Penulis Opini di Detik.com
Namun, Anin menekankan bahwa pihaknya masih menunggu konsep final dan arahan pemerintah untuk memastikan langkah yang akan diambil.
Langkah Konkret Dunia Usaha Dukung Gizi Nasional
Kerja sama antara Kadin Indonesia dan Kadin China ini menjadi contoh nyata kontribusi dunia usaha dalam meningkatkan kesehatan dan gizi anak bangsa.
Dengan target 1.000 dapur gizi yang dibangun secara gotong royong, diharapkan program MBG dapat berjalan lebih cepat, merata, dan berdampak nyata bagi masyarakat Indonesia.***